Hentikan Film ‘Fitna’ Di Internet : Harian Berita Sore

Hentikan Film ‘Fitna’ Di Internet

29 Maret 2008 | 14:40 WIB

Jakarta ( Berita ) :  Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen DPR RI Abdillah Toha mengatakan, perlu tindakan nyata untuk menghentikan beredarnya film ‘Fitna’ di internet.

“Sebab, film itu berisi penafsiran yang keliru tentang ayat Alqur’an dan menonjolkan kelompok kecil teroris sebagai representasi Islam,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat [28/03] malam.

Anggota Komisi I DPR RI itu menambahkan, setelah TV Belanda menolak menayangkan, kini film ‘Fitna’ buatan anggota Parlemen negara itu telah beredar luas di jaringan internet. “Pemerintah kita melalui Departemen Luar Negeri (Deplu) memang telah mengutuk, tetapi diperlukan tindakan nyata karena film itu tetap beredar di internet,” tambahnya.

Jika film tersebut terus beredar di internet, menurut politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) itu, maka dikhawatirkan akan membahayakan kerukunan umat beragama dan keamanan serta memprovokasi radikalisme.

“Karenanya, saya telah menghubungi dan meminta kepada Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), agar Pemerintah RI memblokr situs ‘Youtube’ dan ‘Liveleak’ untuk sementara, sampai mereka mencabut tayangan tersebut,” ungkapnya.

Respon dari Menkominfo, demikian Abdillah Toha, cukup positif. “Menteri bersedia mempertimbangkan dengan serius,” katanya lagi.

Pemblokiran seperti itu pernah terjadi ketika Thailand memblokir ‘Youtube’, yang menayangkan video yang menghina raja mereka. “Tidak berapa lama ‘Youtube’ mencabut tayangan itu dan pemblokiran dibatalkan,” ungkap Abdillah Toha. ( ant

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.