A A
RSS
Print This Post Print This Post
Share on Facebook

Otoritas Jerman Buru Pajak Ratusan Orang Kaya Jerman

Rab, Feb 20, 2008

Ekonomi

Berlin ( Berita ) :  Otoritas Jerman tengah memburu pembayaran pajak 1.000 orang kaya yang diduga menyembunyikan kekayaan mereka di Liechtenstein, demikian ungkap Kementerian Keuangan Jerman, Selasa [19/02] .

Seperti dikutip dari situs resmi CNN, Jurubicara Kementerian Keuangan Stefan Olbermann  mengatakan, pemerintah telah membayar lebih dari 6 juta dolar AS untuk sebuah DVD, yang dicuri dari sebuah bank di Liechtenstein dan berisi nama-nama orang penting di Jerman yang diduga terlibat dalam penggelapan pajak.

Tersangka yang paling penting sejauh ini adalah mantan CEO Deutsche Post Klaus Zumwinkel, yang kini telah mendekam di tahanan. Pihak kepolisian juga telah menggeledah rumah dan kantornya di Deutsche Post pekan lalu.

Zumwinkel diduga telah menghindari pembayaran pajak sebesar sekitar 1,5 juta dolar AS dengan cara menginvestasikan kekayaannya pada sebuah institusi di Liechtenstein, sebuah negara kecil di antara Swiss dan Australia, ujar Jurubicara penyelidik pemerintah, Bernd Bieniossek.

Kepolisian Jerman kini tengah menggeledah rumah dan bank-bank di seluruh wilayah Jerman, serta meminta kepada mereka yang terlibat untuk menyerahkan diri ke polisi. Bank investasi, Metzler mengatakan, polisi telah menggeledah kantor mereka di Frankfurt dan Berlin kemarin. Mereka juga telah menyerahkan seluruh data nasabah mereka kepada Polisi.

Menurut Olbermann, Otoritas Jerman menganggap DVD yang berisi data orang-orang kaya tersebut sebagai bukti yang sah, meskipun dinas intelijen Jerman membelinya dari orang yang telah mencuri dari Bank LGT, di Liechtenstein.

Pemerintah Jerman menganggap, negara yang menganut rezim pajak sangat longgar itu memiliki peran yang tidak kecil karena mengizinkan para penghindar pajak memarkir dana mereka di sana.

PM Liechtenstein, Otmar Hasler berencana tiba di Berlin dan mengadakan pembicaraan dengan Kanselir Angela Merkel, Menkeu Peer Steinbrueck, dan Mendagri Wolfgang Schaeuble.

Merkel diperkirakan akan mendesak Liechtenstein untuk bersikap lebih tegas untuk memecahkan masalah penggelapan pajak itu.  Zumwinkel mundur sebagai CEO Deutsche Post, salah satu perusahaan jasa logistik terbesar di dunia pada Jumat lalu (15/2), Deutsche Post telah menunjuk CEO yang  baru pada Senin (18/2), yaitu Frank Appel. ( ant )

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.