BTN Medan Targetkan Salurkan Kredit Perumahan Rp 97 Miliar

Medan ( Berita ) :  Bank Tabungan Negara (BTN) Medan tahun ini menaikkan plafon kredit perumahaan sebesar 30 persen menjadi Rp97,92 miliar. “Tahun lalu target kredit perumahan kita sebesar Rp76,6 miliar dengan realisasi mencapai 120 persen,” kata Asistant Manager Loan Sevice BTN Cabang Medan, Abdi Sinar Gulo, di Medan, Kamis [14/02] .

Peningkatan target penyaluran kredit perumahan tersebut, menurut dia, karena prospek bisnis pembangunan perumahan di Sumut khususnya untuk KPR bersubsidi dinilai masih sangat menjanjikan.

Untuk KPR subsidi BTN menargetkan penyaluran hingga Rp65 miliar yang diperuntukkan bagi 1.900 rumah. Target itu diyakini tercapai karena tahun lalu ada proyek pembangunan perumahan yang dibiayai BTN di Medan dan Belawan dan masih akan dilanjutkan tahun ini. “Pembangunan perumahan di kawasan Deli Serdang dan beberapa kota lainnya juga cukup prospek membuat manajemen optimsi target pengucuran kredit untuk 1.900 rumah senilai Rp65 miliar itu tercapai,” katanya.

Sementara, kata dia, untuk KPR komerisal tahun ini ditargetkan sebesar Rp23,92 miliar untuk 165 rumah dan sisanya sebanyak Rp9 miliar merupakan kredit Non KPR.

Sekretaris Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Laksamana Adiyaksa, meminta BTN dan bank lainnya memenuhi janji memberikan kredit kepada developer, khususnya yang membangun perumahan untuk karyawan perusahaan yang dewasa ini sebagian besar belum memiliki rumah.

“Apindo sendiri dewasa ini sedang menjajaki kerjasama dengan developer dan bank, setelah Apindo berhasil melakukan kerjasama dengan Jamsostek untuk membangun rumah karyawan anggota Apindo,” katanya.

 

 

Siapkan KUR Rp33 Miliar

Bank Tabungan Negara (BTN) Medan tahun ini menganggarkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp33 miliar untuk kebutuhan kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Sumut.

“KUR yang baru diluncurkan tahun ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan bank bagi pengusaha UMKM yang selama ini merasa tidak tersentuh atau sulit mendapatkan kredit karena dibebani berbagai persyaratan administrasi,” kata Asistant Manager Loan Service BTN Cabang Medan, Abdi Sinar Gulo, di Medan, Kamis.

Dia menyebutkan, untuk usaha mikro BTN menyalurkan kredit hingga besaran Rp100 juta, sementara untuk pengusaha kecil dan menengah kreditnya bisa mencapai Rp500 juta.

“Persyaratan yang mudah bahkan tanpa menggunakan agunan kalau dinilai cukup layak dan dapat dipercaya bank, membuat keyakinan kredit itu cukup diminati UMKM sehingga target penyaluran sebesar Rp33 miliar itu optimistis tercapai,” katanya.

Untuk keamanan dan kenayamanan penyaluran KUR yang masuk dalam katagori kredit umum itu, BTN sudah melakukan kerjasama dengan Askrindo, dimana perusahaan itu menjadi perusahaan penjaminan bagi kredit tersebut.

“Produk KUR adalah salah satu produk baru yang dewasa ini dijalankan BTN yang memiliki komitmen untuk mengembangkan jasa layananannya setelah selama ini terfokus kepada sektor perumahan baik KPR bersubsidi maupun komersial,” katanya. ( ant )