Kecelakaan Kerja 95.624 Kasus

MEDAN (Berita): Kasus kecelakaan kerja di Indonesia masih tergolong tinggi. Pada 2006, misalnya, kasus kecelakaan kerja mencapai 95.624 kasus. Demikian antara lain ter-ungkap ketika dilakukan pe-ringatan hari Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Nasio-nal tingkat Kota Medan yang digelar di halaman kantor Di-nas Tenaga Kerja Medan Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Selasa (12/02).

 

Berdasarkan data kecela-kaan kerja di Indonesia, tercatat sebanyak 95.418 kasus pada 2004, 99.023 kasus (2005) dan 95.624 kasus pada 2006.  Dari data tersebut me-nunjukkan bahwa kasus kece-lakaan kerja di Indonesia masih relatif tinggi, oleh karena itu perlu adanya sosialisasi, kampanye meupun bentuk upaya lain yang lebih intensif guna meningkatkan kepedulian masayarakat agar K3 menjadi budaya bangsa dalam se-gala aktivitasnmya sehingga tingkat kecelakaan dan penyakit akibat kerja dapat ditekan atau diminimalkan.

 

Namun, peringatan K-3 di Medan ini diwarnai unjukrasa puluhan eks karyawan PT Victor Jaya Raya (VJR) Medan. Puluhan eks karyawan PT VJR tersebut dalam orasinya yang dipimpin Dermina Sito-rus adalah untuk meminta perhatian dan perlindungan  terhadap Pemko Medan, guna menuntaskan kasus perselisihan antara mereka dengan pihak pengusaha yang selama ini masih terkatung-katung.

 

Dalam pernyataan sikap mereka juga meminta supaya menyelidiki dan menangkap pihak owner PT VJR (Royal Sumatera) dan Project Manager PT VJR yang telah mengupah pekerja dibawah upah minimum  kota, karena sudah melanggar pasal 90 ayat (1) yo pasal 185 yo pasal 96 UU nomor 13/2003.

 

Selain itu juga diminta kepada pegawai pengawas ketenagakerjaan dan penyidik agar benar-benar dan ber-sungguh sungguh untuk melaksanakan penyidikan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

 

Dalam acara peringatan K3  tersebut hadir kepala Dinas Tenaga Kera Kota Medan Drs Dauta P Sinurat MM,  para pekerja yang mewakiuli dari beberapa   perusahaan yang ada di Kota Medan, para kasubdin Disnaker Kota Medan dan para pimpinan perusahaan.

 

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Erman Suparno dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Medan Drs H Afifuddin Lubis MSi mengatakan, tema pokok bulan Keselamatan dan Kese-hatan Kerja Nasiopnal tahun ini adalah: Pembudayaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui keunggulan sumber daya manusia dalam menjamin kelangsungan usaha dan peningkatan iklim investasi menuju masyarakat sejahterah.

 

Dikatakan, tema ini mengandung tiga dimensi pokok pikiran yaitu dimensi proses, dimensi pelaku dan dimensi cita-cita, ketiga pokok fikiran tersebut adalah pembudayaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keunggulan sumber daya manusia dan masya-rakat sejahtera sebagai dam-pak dari terwujudnya kelang-sungan usaha dan peningkatan iklim investasi.

 

Lebih lanjut dikatakannya, sampai saat ini masih se-ring terjadi berbagai kasus kecelakaan kerja maupun gangguan kesehatan akibat kerja misalnya kebakaran pabrik, rusaknya alat berat, peledakan tanur, kebocoran tangki bahan kimia, keracunan ditempat kerja, gangguan pendengaran akibat kerja dan penyakit akibat kerja lainnya, hal ini dapat dihindari apabila adanya implementasi K3 di setiap tempat kerja. (irh)