PSMS Jangan Emosional Hadapi Sriwijaya FC
9 Februari 2008 | 15:16 WIB
JELANG FINAL : Pelatih PSMS Freddy Mulli (tengah) memberikan instruksi tendangan pinalti kepada pemainnya saat latihan di lapangan ABC Senayan,
Medan ( Berita ) : Tim PSMS Medan pada pertandingan final Liga Indonesia XIII lawan tim Sriwijaya FC Palembang yang rencananya akan digelar di Stadion Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Jabar, Minggu, (10/2) agar jangan bermain emosional.
“Pemain PSMS harus bermain tenang dalam menghadapi Sriwijaya,” kata pecinta bola Sumut, Chairullah ketika dihubungi ANTARA di Medan, Sabtu [09/02] , yang dimintai komentarnya mengenai tim PSMS.
PSMS bisa berhadapan dengan Sriwijaya FC, setelah menang 5-4 lawan Persipura Jayapura, pada pertandingan semi final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu malam. Kemenangan PSMS itu dalam drama adu finalti.
Sedangkan, Sriwijaya FC berhasil mengalahkan 1-0 Persija, Jakarta pada pertandingan hari yang sama. Chairullah yang juga Ketua Pengda PSSI Sumut menambahkan, dengan pola permainan pelan dan tenang, PSMS akan tetap unggul dan berada “diatas angin”.
Selama ini kekalahan PSMS saat melawan Sriwijaya yang merupakan klub “wong kito,” selalu karena emosi dan mudah terpancing lawan. “Pola permainan seperti itu tidak bisa lagi diterapkan pada Sriwijaya. PSMS harus merobah strategi baru dalam menghadapi tim dari kota Palembang itu,” katanya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, bila perlu PSMS menerapkan pola 1:1 saat bermain dengan Sriwijaya. “Strategi itu dianggap ampuh untuk meredam segala taktik yang dilancarkan lawan,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan, PSMS yang dikenal dengan permainan “rap-rap” atau bermain cepat dan keras, tidak ampuh bila diterapkan pada Sriwijaya.
Bahkan, katanya, pelatih Sriwijaya, Rahmad Darmawan sudah mengetahui dan banyak “membaca” srategi yang dipasang PSMS yang diarsiteki Fredy Mulli.
“Rahmad yang mantan pelatih Persipura dan Persija itu, selama ini dikenal ahli dalam strategi dan cepat melihat kelemahan PSMS,” ujarnya.
Menurut dia, dalam menghadapi Sriwijaya, PSMS diharapkan dapat menurunkan pemain Masperi Kasim, Usep Munandar dan Gustavo Roberto Chena (Argentina). Ketiga pemain tersebut bermain bagus saat melawan Persipura. “Ketiga pemain PSMS itu diharapkan dapat mendobrak pertahanan Sriwijaya, sehingga tim dijuluk ‘ayam kinantan’ bisa keluar sebagai pemenang Liga Indonesia,” katanya. (ant )



Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.