Presiden SBY Diterima Dengan Baik Ke Iran
31 Januari 2008 | 15:44 WIB
Jakarta ( Berita ) : Duta Besar Iran untuk Indonesia Behrooz Kamalvandi mengatakan pemerintahnya akan menerima dengan tangan terbuka kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Teheran, Iran, meskipun sebelumnya Indonesia ikut menanda tangani persetujuan keluarnya resolusi DK No.1747.
“Kita akan terima dengan tangan terbuka jika Presiden Yudhoyono ke Iran,” kata Dubes Iran Behrooz Kamalvandi pada sesi tanya jawab di seminar internasional “Program Nuklir Iran, untuk apa?.” di Jakarta, Kamis [31/01] .
Sebelumnya wartawan menanyakan apakah pemerintah Iran akan menerima dengan baik kunjungan Presiden Yudhoyono mengingat sebelumnya Indonesia ikut menyetujui pemberian sanksi ke Iran melalui resolusi 1747.
Sanksi ke pada Iran dijatuhkan berkaitan dengan program pengayaan uranium/program nuklir yang saat ini dilakukan oleh Iran. “Kita jangan melihat kebelakang (resolusi 1747), tapi mari kita lihat ke depan, hubungan Indonesia-Iran ke depan,” kata Dubes Behrooz Kamalvandi.
Sebelumnya beredar isu pada bulan Januari 2008 Presiden Yudhoyono akan berkunjung ke Iran. Namun ternyata hal tersebut tidak terjadi. Saat ini dikabarkan Presiden Yudhoyono direncanakan pada awal Maret 2008 akan melakukan kunjungan ke Iran.
Sebagian kalangan mengkhawatirkan kedatangan Presiden Yudhoyono tidak diterima dengan baik oleh Iran karena keputusan Indonesia yang mendukung jatuhnya resolusi 1747 yang memberikan sanksi kepada Iran.( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.