Paulson Perkirakan Perbankan AS Akan Pulih : Harian Berita Sore

Paulson Perkirakan Perbankan AS Akan Pulih

31 Januari 2008 | 15:30 WIB

Washington ( Berita ) - Menteri Keuangan AS Henry Paulson, Rabu [30/01] , memperkirakan  sektor perbankan AS dan pasar-pasar keuangan akan pulih dari meluasnya kredit ketat yang telah mengancam pasar global.

Paulson, seorang mantap direktur eksekutif di bank investasi Goldman Sachs, mengatakan pasar finansial AS telah menyelesaikan kecenderungan penurunannya  dan berikutnya kembali kesehatannya mmebaik. “Saya telah membesarkan kepercayaan di pasar kami. Mereka telah pulih dari periode tekanan pada masa lalu, dan mereka akan bangkit,” kata menkeu.

Paulson mengatakan ekonomi akan terus tumbuh, namun tidak secepat seperti tahun-tahun terakhir. Menkeu berbicara dalam sebuah forum  real-estate di Washington sehubungan dengan pengumuman Federal Reserve yang memilih menurunkan suku bunga utamanya setengah persentase poin menjadi 3,00 persen di tengah memburuknya kemerosotan sektor perumahan.

 Kekhawatiran memuncak bahwa ekonomi terbesar di dunia itu dapat terjerumus ke dalam sebuah resesi. Pemerintah melaporkan pertumbuhan ekonomi AS melambat dramatis menjadi 0,6 persen dalam kuartal keempat 2007, setelah tumbuh 4,9 persen pada kuartal ketiga.

Paulson mengatakan dua tahun penurunan sektor perumahan telah berdampak terhadap pasar keuangan, terutama bank-bank terkemuka yang telah mengumumkan kerugian puluhan miliar dolar AS terkait investasinya di mortgage. “Sejak Agustus, lembaga-lembaga keuangan telah menghapus bukukan lebih dari 153 miliar dolar AS aset-asetnya,” kata Paulson, namun ia mengatakan bahwa institusi keuangan AS telah meraih lebih dari 95 miliar dolar AS modal segar dalam beberapa pekan terakhir ini untuk menyeimbangkan neraca mereka.

Merrill Lynch, salah satu bank investsai terbesar AS, awal bulan ini mengumumkan telah memperoleh dukungan keuangan segar sejumlah 6,6 miliar dolar AS dari Kuwait Investment Authority, Korean Investment Corporation dan investor lainnya.

 Bank-bank saingannya, termasuk Citigroup dan Morgan Stanley, telah menderita kerugian besar dalam investasi terkait dengan mortgage, terutama pemberian pinjaman kredit rumah yang diberikan kepada orang-orang dengan reputasi kredit buruk. ( ant )

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.