PDIP Tidak Mau Dipermalukan Cagubsu / Cawagubsu
31 Desember 2007 | 11:24 WIB
Medan ( Berita ) : Rapat Kerja Daerah Khusus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Rakerdasus-PDIP) Sumut yang berlangsung Jumat lalu di Convensi Hotel Danau Toba Internasional boleh disebutkan gagal sebab Rakerdasus yang dipimpin unsur Dewan Pimpinan Pusat dan Dewan Pimpinan Daerah (DPP/ DPD) PDIP tidak mampu memutuskan pasangan Calon gubernur/ wakil gubernur Sumatra Utara (Cagubsu/ Cawagubsu) untuk direkomendasikan ke DPP PDIP guna mendapatkan penetapan.
15 orang cagub / cawagub yang terjaring melalui penyaringan DPD PDIP Sumut, akhirnya diputuskan memboyong ke
Bagaimana mekanisme penetapan Cagubsu/ Cawagubsu yang akan dilakukan DPP PDIP menetapkan pasangan jagoannya bertarung di Pilkadasu 2008, berikut ini rangkuman Wartawan Berita Andy Yanto Aritonang dengan Wakil Sekretaris Jenderal ( Wasekjen) Mangara Monang Siahaan (MS), Minggu (30/12) .
BS : Bagaimana DPP PDIP menyikapi hasil Rakerdasus yang merekomendasikan seluruh cagub/ cawagub hasil penjaringan dan penyaringan yang dilakukan DPD PDIP Sumut akhirnya di boyong ke
MS : Pertama , tugas DPD membuka pendaftaran bagi calon dan terbuka untuk semua warga bangsa yang merasa dirinya potensial sebagai kepala daerah untuk memimpin Provinsi Sumatra Utara
Setelah didaftar, semua calon diperkenalkan oleh DPD kepada warga PDIP melalui mekanisme rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) oleh DPC-DPC di seluruh kabupaten/kota dengan melibatkan Pengurus Anak Cabang/ Ranting/ anak ranting dan warga PDI Perjuangan, sehingga warga mengenal mereka satu persatu lewat pemaparan visi dan misinya
BS : Mekanisme itu sudah dilalui, tetapi Rakerdasus
MS: Begini DPD melakukan Rakerdasus dengan agenda pemandangan umum atas calon-calon yang telah menyampaikan visi misi ke warga PDI P Dalam pemandangan umum tersebut, cabang-cabang
mengusulkan nama untuk direkomendasikan oleh Rakerdasus ke DPP .\
Boleh diusulkan satu calon, boleh tiga calon, boleh semua calon, bahkan diperbolehkan tidak mengusulkan .Selanjutnya data calon yang diusulkan cabang-cabang di Rakerdasus di bawa oleh Kordinator PDIP wilayah
BS : Langkah selanjutnya bagaimana?
MS : Seluruh Cagubsu/ Cawagubsu yang diboyong ke Jakarta usai Rakerdasus akan diundang ke DPP PDIP untuk di klarifikasi tentang keseriusan mereka, visi dan misi terutama kesiapan mereka bila dipilih jadi Cagubsu/ Cawagubsu PDIP.
BS : Jadi DPP akan membuat kriteria penilaian untuk menetapkan pasangan ?
MS : Tentu DPP akan menilai calon satu persatu untuk mendapatkan pasangan Cagub/cawagub yang sanggup bersaing dan mampu memenangkan pertarungan Pilkadasu 2008. Jadi PDIP bukan hanya sekedar mengajukan calon.
BS : Apakah PDIP juga akan mempertimbangkan calon yang diusung partai lain
MS : Pasti, kita juga menghitung kekuatan calon dari partai lain
BS : Cagubsu/cawagubsu yang bagaimana diinginkan PDIP?
MS : Yang paling prioritas menjadi pertimbangan adalah kekuatan calon-calon atas dukungan layak-jualnya calon dihadapan masyarakat Sumut . Disamping itu, DPP juga akan melihat kelemahan mereka (calon) kalau dijadikan Cagub/ Cawagub . Apakah kelemahan mereka jadi hambatan bertarung dengan calon partai lain atau tidak.
Sambil melakukan klarivikasi atas calon, DPP akan memonitor cagub/ cawagub dari partai lain yang sudah dan akan dideklarasikan
BS : Apa yang menjadi fokus monitor DPP PDIP?
MS : Tentu DPP akan melihat kemampuan calon-calon dari partai lain terutama kekuatan dan kelemahannya , sehingga DPP mempunyai perbandingan apa saja kelemahan calon kita dan kelemahan / kekuatan calon lawan
BS : PDIP Ambisi memenangkan Pilkadasu ?
MS : PDI Perjuangan ingin calonnya menang dalam Pilkadasu 2008, jadi sangat wajar kalau kami begitu ketat melakukan penilaian dan pengkajian atas calon PDIP dan calon dari partai lain.
BS : Jika begitu , PDIP tentu tidak menutup kemungkinan membentuk koalisi?
MS : Ya, PDIP tidak tertutup melakukan koalisi. Tergantung situasi dan perkembangan terakhir peta cagub yang ada dari partai lain
BS : Koalisi juga dalam usaha memenangkan Pilkadasu?
MS : Jelas, Kami mau menang bukan asal mencalonkan saja, ini menyangkut kehormatan dukungan masyarakat luas. Oleh karenanya pasangan Cagubsu/ Cawagubsu bukan sekedar maju, apa lagi calon dimajukan menjadi calon yang mempermalukan PDI Perjuangan dilapangan karena banyak kelemahannya atau tidak punya kemampuan memenangkan Pilkada itu sendiri .
Yang jelas calon harus menyakinkan partai bahwa mereka layak untuk dimajukan sebagai Cagubsu/ Cawagubsu atas usulan PDI Perjuangan
BS: Apakah keputusan DPP menetapkan Cagubsu/ Cawagubsu?
MS : Dalam mekanisme penetapan pejabat eksekutif (gubernur, bupati dan walikota) melalui PDI Perjuangan Sepenuhnya ditetapkan / diputuskan DPP dan bukan oleh DPD atau DPC.
DPD, DPC dan PAC/Ranting adalah bagian dari pelaksanaan mekanisme . itu sebabnya semua nama calon dibawa ke Jakarta, karena DPP masih akan melihat trategis/ taktis atas calon -calon yang mendaftar
Setelah diputus DPP, semua struktur partai berkewajiban memberikan dukungan penuh (all Out) dan PDIP mengharapkan ke depan Sumut lebih baik dengan pemimpin mengutamakan keberpihakan untuk melayani kepentingan masyarakatnya. (aya)


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.