18 Ribu Hektar Sawit Terendam Banjir Di Agam
27 Desember 2007 | 15:46 WIB
Padang ( Berita ) : Sedikitnya sekitar 18 ribu hektar kebun sawit serta ribuan hektar sawah milik penduduk terendam banjir di Kabupaten Agam Sumbar sehingga warga menderita kerugian yang bisa mencapai puluhan juta rupiah.
“Ribuan hektar kebun sawit dan sawah itu mulai terendam banjir sejak Selasa (24/12) malam, terutama mulai dari Tiku hingga Simpang Manggopoh,” kata ketua Satkorlak PB Sumbar, Ade Edward, di Padang, Kamis [27/12] .
Ade Edward menyebutkan, Kenagarian Muara Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam merupakan satu daerah terparah dilanda banjir sehingga ratusan warga terpaksa mengungsi.
Banjir di daerah tersebut melanda lima jorong di antaranya, Muara Putuih, Gadih Angek, Tiku dan sejumlah daerah lain di sepanjang Tiku Bagian Utara hingga jembatan Manggopoh.
Selain menghancurkan rumah warga banjir juga mengakibatkan terjadi longsoran pada kelok 24 di ruas jalan kelok 44 Kecamatan Matur dan ruas jalan di Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya. ” Ruas jalan di kelok 24 itu kini telah bisa dilewati kendaraan meski sempat terjadi antrian panjang,” katanya.
Selain musibah banjir maka 10 rumah warga di Kecamatan Tanjung Mutiara juga hancur akibat gelombang pasang, berakibat tidak bisa dihuni, sehingga 74 kepala keluarga terpaksa diungsikan.
Banjir di Agam juga mengakibatkan bocah usia dua tahun delapan bulan bernama Afdal meninggal akibat hanyut karena derasnya air sungai yang meluap di Desa Gadih Angek, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumbar. “Bocah tersebut hanyut di sungai akibat derasnya arus pada Selasa (25/12),” katanya. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.