Vietnam Jatuhi Hukuman Mati 11 Penyelundup Heroin
30 Nopember 2007 | 15:13 WIB
Hanoi ( Berita ) : Satu pengadilan di Hanoi telah menjatuhi hukuman mati terhadap 11 orang dan tujuh lainnya dijebloskan penjara seumur hidup karena kasus penyelundupan obat-obatan terlarang, yang melibatkan lebih dari 437 kilogram heroin, kata seorang pejabat di sini Jum’at [30/11].
Tiga wanita dan delapan lelaki, divonis hukuman mati oleh Pengadilan Rakyat Hanoi, setelah menjalani pemeriksaan di pengadilan selama 11 hari yang berakhir Kamis. Kasus ini merupakan jaringan penyelundupan heroin terbesar yang pernah ditemukan di Vietnam, menurut Tran Quang Trong, kepala pasukan anti narkotika Hanoi. “Ini adalah kasus penyelundupan obat-obatan terbesar yang pernah terjadi, dalam arti menyangkut jumlah heroin yang diselundupkan dan jumlah orang yang dihukum mati,” kata Trong. Namun, menurutnya, masih banyak lagi jaringan penyelundupan narkotika yang belum ditahan.
Pengadilan menghukum tujuh terdakwa lainnya dari anggota jaringan itu dengan hukuman seumur hidup, tiga pelaku dengan hukuman lebih dari 20 tahun, dan seorang dijebloskan ke penjara 18 bulan.
Jaringan itu telah mendistribusikan 437 kilogram heroin secara gelap pada periode antara 2002 sampai Maret 2006, menurut dokumen-dokumen pengadilan. Jaringan tersebut untuk pertama kalinya ditangkap Desember 2004, pada saat salah seorang dari anggota mereka tertangkap di provinsi Guangxi, China, membawa 5,2 kilogram heroin di dalam sebuah kopor, yang dibawanya dari Vietnam. Menyelundupkan 600 gram atau lebih heroin di Vietnam bisa dijatuhi hukuman mati.
Vietnam sampai kini telah menjatuhi hukuman mati terhadap sedikitnya 83 orang sejak awal tahun ini, 52 di antara mereka adalah pelaku kejahatan obat-obatan terlarang. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.