Tim Dokter “Manusia Akar” Undang Dr Anthony Gaspari dari Meryland University USA : Harian Berita Sore

Tim Dokter “Manusia Akar” Undang Dr Anthony Gaspari dari Meryland University USA

30 Nopember 2007 | 11:11 WIB

Bandung ( Berita ) :  Tim dokter RS Hasan Sadikin Bandung yang menangani Dede “Manusia Akar” (38) dan Departemen Kesehatan RI akan mengundang dan bertemu dengan Dr Anthony Gaspari dari Meryland University USA yang sebelumnya mengambil sample darah dan organ kulit pasien penderita human papilloma virus (HPV) itu.

“Dalam seminggu atau dua minggu ke depan, kami akan bertemu dengan Dr Anthony, itu diperlukan untuk menangani kasus penyakit ini,” kata Ketua Tim Dokter RSHS yang menangani Dede, dr Rachmat Dinata Sp.OG. di Bandung, Kamis [29/11].

Menurut Rachmat, Departemen Kesehatan RI maupun tim dokter dari RS Hasan Sadikin Bandung telah melakukan kontak dengan dr Anthony terkait pengambilan sample darah Dede.  Menurut Rachmat, peneliti dari Meryland University AS itu bersedia untuk kembali datang ke Indonesia dan bertemu dengan tim dokter RSHS. “Ia bersedia untuk datang, mungkin kehadirannya bisa menambah referensi dalam penanganan kasus ini,” kata Rachmat.

Seperti hal yang dilakukan tim dokter dari RS Hasan Sadikin Bandung, kata Rachmat, Dr. Anthony juga pasti sudah melakukan penelitian dan diagnosa terhadap sampel darah Dede.

“Kami sudah mendapat lampiran diagnosa mereka, hasilnya tidak jauh dengan hasil diagnosa yang kita lakukan,” kata Rachmat. Lebih lanjut, Ketua Tim Dokter RS Hasan Sadikin itu, mengatakan, perkembangan terakhir dari pasien penderita serangan kutil yang ekstrim itu cukup menggembirakan.

Menurut Rachmat, Dede sudah mulai aktif berkomunikasi, nafsu makannya meningkat serta hasil diagnosa beberapa organ lainnya juga menunjukkan perkembangan yang positif.  “Berat badannya naik dua kilogram, semula beratnya hanya 45 kilogram. Ini tanda bagus. Gangguan pada bagian paru-paru juga membaik,” kata Rachmat.

Selain melakukan langkah perawatan dan persiapan operasi terhadap pasien itu, kata Rachmat, yang terpenting saat ini mengembalikan kekuatan dan percaya diri dari Dede terkait penyakitnya itu.

Menurut Rachmat, dengan kondisi penyakit yang dideritanya itu, Dede mengalami tekanan luar biasa sehingga perlu dilakukan therapi untuk memulihkan psikologisnya.

Untuk tujuan itu, tim dokter memberlakukan pengawasan khusus untuk Dede, termasuk membebaskannya dari buruan para fotografer.

“Ini penderitaan luar biasa bagi Dede, ia butuh dorongan untuk mengembalikan percaya dirinya,” kata Rachmat menambahkan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Hanny Ronnosulistyo mengatakan, pihaknya akan meneliti kembali beberapa perjanjian kontrak yang diteken Dede dengan beberapa pihak sebelum ditangani di RS Hasan Sadikin Bandung.  “Kami akan teliti dan kaji isi kontrak itu jangan sampai merugikan Dede,” kata Hanny. ( ant )

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.