Siti Sahara Naik Haji Berbekal Dari Tukang Pijat
Siti Sahara saat berada di Asrama Haji Medan [ Berita Sore/ Yeni ]
Seperti Siti Sahara Nasution, 56, yang tergabung dalam Kloter 12 dengan nomor 416. Disela-sela keberangkatannya ke tanah suci Makkah, di Asrama Haji Medan, Kamis (29/11) pagi, menuturkan, impiannya sejak remaja akhirnya kesampaian walaupun dia sudah menjadi nenek dua orang cucu.
Warga yang bermukim di Jalan Seksama Ujung Gang Bejuang ini, untuk menggapai impiannya ke tanah suci Makkah, untuk mengumpulkan biaya keberangkatannya rela menjadi tukang pijat di Malaysia dan di Medan.
Ibu dari tiga orang anak dan dua cucu tampak bahagia dengan apa yang ia peroleh sekarang. Mendaftar pada tahun 2006, kemudian di tahun 2007 ini Siti Sahara mempunyai kesempatan untuk beribadah dan menunaikan haji di tanah suci Makkah.
Pengorbanan yang sangat luar biasa, membanting tulang hingga kenegeri jiran tetangga untuk menghidupkan anak-anaknya, dan dapat mengumpulkan dana untuk keinginannya yang mulia tersebut.
Dikatakannya, dia rela untuk bolak balik ke Malaysia, karena disana adalah tempat mata pencahariannya. Di Medan siti Sahara juga memiliki langganan pijatnya. walaupun terkadang melelahkan, namun Siti Sahara tetap berjuang, dan juga berdoa agar keinginannya naik haji dapat dikabulkan oleh Allah SWT.
’Bukan hanya dengan kerja saja, tetapi juga harus diiringi dengan doa agar Allah SWT mengijinkan kita untuk dapat kerumah-Nya. Bertahun-tahun saya menabung hasil memijat di Malaysia dan di Medan sehingga saya dapat mengumpulkan sebagian hasil dari memijat. Alhamdullillah, pada tahun ini saya mendapat izin dari Allah untuk berangkat haji,’ ungkap Siti Sahara.
Kebahagian yang tidak terucapkan oleh kata-kata. Siti Sahara memancarkan wajah yang begitu ceria dan bahagia. Dimana pada hari ini Siti Sahara berangkat haji, dengan suka ria dan dukungan dari anak-anaknya.