BRR: NAD Dapat Disebut Sebagai “Cyber Province” : Harian Berita Sore

BRR: NAD Dapat Disebut Sebagai “Cyber Province”

30 Nopember 2007 | 15:19 WIB

Jakarta ( Berita ) :  Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dapat disebut sebagai “Cyber Province” karena banyaknya infrastruktur telematika yang telah dibangun di seluruh ibukota kabupaten dan kota di provinsi yang dijuluki Serambi Mekkah tersebut.

“Aceh layak disebut sebagai ‘Cyber Province’ antara lain karena sebanyak 21 titik infrastruktur ICT (Information Communication Technology) telah dibangun di seluruh ibukota kabupaten di Provinsi NAD,” kata Deputi Bidang Infrastruktur, Lingkungan, dan Pemeliharaan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) NAD-Nias, Bastian S Sihombing di Jakarta, Jumat [30/11] .

Bastian Sihombing memaparkan, di setiap titik tersebut juga disediakan sebanyak tiga tempat untuk “hotspot” (sambungan internet) yang disediakan masing-masing di kantor pemerintahan, sekolah, dan ruang publik. Namun, lanjut Sihombing, karena pihaknya sukar untuk menemukan “hotspots” untuk ruang publik, maka umumnya satu tempat lagi akan dipergunakan oleh kantor pemerintahan atau sekolah lainnya. “Pemasangan infrastruktur tersebut juga dipergunakan agar birokrat di NAD dapat menggunakannya untuk memperlancar jalur komunikasi di pemerintahan,” katanya .

Ia menambahkan, Network Operation Center atau pusat pengoperasian jaringan lokal internet nirkabel di NAD terletak di Banda Aceh. Sihombing menjabarkan, selain infrastruktur ICT, kegiatan pembangunan bidang telekomunikasi di NAD yang telah diselesaikan oleh BRR antara lain meliputi rehabilitasi 4.310 satuan sambungan telepon (SST), pembangunan dan rehabilitasi kantor pos.

Kantor pos yang telah selesai dibangun adalah sebanyak delapan  tempat yaitu empat di Banda Aceh, dua  di Aceh Besar, dan dua  di Aceh Jaya. Sedangkan kantor pos yang selesai direhabilitasi adalah sebanyak tiga  tempat yaitu dua  di Aceh Besar dan satu  di Aceh Barat. “Sedangkan bangunan lainnya yang sedang dibangun antara lain enam  stasiun BMG (Badan Metereologi dan Geofisika),” kata Sihombing. Lokasi dari enam stasiun BMG tersebut adalah di Mata Ie (Aceh Besar), Blang Bintang (Aceh Besar), Indrapuri (Aceh Besar), Tapak Tuan (Aceh Selatan), Meulaboh (Aceh Barat), dan Takengon (Aceh Tengah). ( ant )

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.