HTI Beri Solusi Atasi Perbedaan Penentuan Akhir Ramadhan
28 September 2007 | 15:13 WIB
Jakarta ( Berita ) : Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), HM Ismail Yusanto, menyatakan, penyebab perbedaan penentuan awal dan akhir Ramadhan di Tanah Air, akibat pandangan orang Indonesia untuk melihat bulan harus di Indonesia juga.
“Padahal siapapun umat Islam di dunia yang melihat bulan, berarti itu yang mengawali dan mengakhiri bulan Ramadhan,” katanya seusai acara buka puasa bersama Dewan Pengurus Pusat (DPP) HTI, di Jakarta, Kamis [27/09].
Ia mengatakan akibat perbedaan tersebut, penentuan Hari Raya Idul Fitri yang akan dilakukan Muhammadiyah kemungkinan pada 12 Oktober 2007, atau pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) pada 13 Oktober 2007.
HTI sendiri berpijak kepada rukyat global dimana Rasulullah SAW mengatakan berpuasalah dengan melihat bulan dan berbukalah dengan melihat bulan.
“Itu perintah kepada umat Islam untuk memulai dan mengakhiri bulan Ramadhan dengan melihat bulan, dari siapa saja umat Islam di dunia yang melihat bulan tersebut,” katanya.
Ia menegaskan bisa saja umat Islam di Pakistan, Mesir atau Maroko yang melihat bulan tersebut, dan perbedaannya juga tidak akan sampai 24 jam dengan
Tentunya, perbedaan penentuan tersebut membuat kita sangat prihatin, karena umat Islam di tanah air pada penentuan akhir Ramadhan harus berbeda.
“Bahkan ada anekdot, disaat orang lain sudah injak-injak bulan, kita masih melihat bulan yang berbeda-beda,” katanya.
Ditegaskan, fakta penentuan tanggal untuk mengawali dan mengakhiri bulan Ramadhan itu, tidak ada kaitan dengan negara, karena itu berkaitan dengan geografis, dan jika dipaksakan maka akan banyak yang tidak masuk akal dalam penentuan awal dan akhir Ramadhan.
“Itu yang paling valid, itu syariah perintah untuk semua umat Islam,” katanya.
Kendati demikian, ia mengakui faktor penyebab perbedaan penentuan tersebut, akibat adanya perbedaan metodologi hisab yang digunakan Muhammadiyah dengan rukyat.
“HTI sendiri terus menjalin komunikasi dengan umat Islam di dunia, yang kemudian meng”up load” ke seluruh kader kami di tanah air,” katanya. ( ant )




Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.