Biksu Vietnam Imbau PBB Soal Myanmar
28 September 2007 | 15:16 WIB
Hanoi ( Berita ) : Seorang biksu Budha pembelot Vietnam Jum’at [28/09] menyerukan bagi perlunya ‘tindakan darurat’ oleh PBB untuk mengakhiri tindakan keras terhadap para pelaku protes Myanmar oleh pasukan keamanan junta.
Thich Quang Do, juga ketua Kantor Internasional Informasi Budha mengatakan, dia dinominasikan untuk mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian 2007, setelah selama 30 tahun berkampanye terhadap rezim komunis di Hanoi. Pagodanya, yang menolak tunduk kepada penguasa partai komunis yang memerintah, dilarang sejak 1981.
Setelah menjalani pemenjaraan sekian lama, biksu ini sekarang tinggal di dalam tahanan rumah di pagodanya di Kota Ho Chi Minh, dari mana dia terus mengkampanyekan kebebasan beragama dan HAM di Vietnam.
Dia juga menyerukan perlunya dilakukan persidangan khusus Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa untuk ‘mencari solusi bagi tragedi’ di
Sedikitnya 13 orang telah tewas dalam aksi tindakan keras yang dilakukan pasukan pemerintah
Biksu juga menyerukan kepada jenderal-jenderal yang berkuasa untuksegera membebaskan panutan demokrasi Aung San Suu Kyi yang hingga kini sudah meringkuk di penjara atau di bawah tahanan rumah selama 18 tahun.
“Junta militer harus segera membebaskan Aung San Suu Kyi dan melakukan dialog dengan oposisi demokrat,” katanya menambahkan.
Biksu juga menyatakan solidaritasnya dengan para pemrotes dalam satu
“Kami, rakyat
“Kami berpendirian sama dalam aspirasi yang sama dalam hak untuk hidup dan kebebasan. Dan hari ini, kami bahu-membahu dalam perjuangan secara damai untuk menegakkan demokrasi dan HAM.” ( ant/afp)




Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.