Mugabe : AS Dan Inggris Agar Menjauhi Urusan Negerinya : Harian Berita Sore

Mugabe : AS Dan Inggris Agar Menjauhi Urusan Negerinya

27 September 2007 | 14:30 WIB

New York ( Berita ) :  Presiden Zimbabwe Robert Mugabe, Rabu [26/09], memberitahu Amerika Serikat dan Inggris agar menjauhi urusan negerinya, dan mengatakan kesepakatan baru-baru ini mengenai perubahan undang-undang dasar dengan kubu oposisi di negeri tersebut memperlihatkan bahwa Zimbabwe dapat mengatasi masalahnya sendiri.

Mugabe menyerang Perdana Menteri baru Inggris Gordon Brown –yang pekan lalu menyerukan tekanan internasional guna mewujudkan demokrasi di Zimbabwe– dan juga  Presiden AS George W. Bush.

“Bapak Bush dan Bapak Brown tak memiliki peran untuk dimainkan dalam urusan nasional kami,” kata Mugabe dalam pidato di hadapan Sidang Majelis Umum PBB di New York. “Mereka orang luar dan orang luar yang suka merecok dan oleh karena itu mesti menjauh.”

Brown telah mengancam akan memboikot satu pertemuan Uni Eropa dan Uni Afrika, Desember ini, jika Mugabe diperkenankan hadir.

Sementara itu Bush mengatakan Zimbabwe menderita di bawah “rejim tirani” dan PBB mesti melakukan tekanan atas Mugabe guna memungkinkan kebebasan lebih besar, dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum, Selasa.

Mugabe menunjuk kepada kesepakatan tak terduga antara partainya Zanu-FP, yang memerintah, dan oposisi Gerakan bagi Perubahan Demokratis (MDC) pekan lalu mengenai pembaruan undang-undang dasar yang akan memungkinkan parlemen memilih seorang pemimpin baru Zimbabwe kalau Mugabe mundur atau meninggal saat masih menjabat.

Mugabe mengatakan negerinya akan melanjutkan pemilihan presiden pada Maret 2008, saat ia akan berusaha meraih masa jabatan baru. Mugabe telah memerintah Zimbabwe sejak kemerdekaannya dari Inggris pada 1980. ( ant/dpa )

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.