Ribuan Orang Selamatkan Diri Di Amerika Tengah Dari Badai Felix

Tegucigalpa ( Berita ) : Puluhan ribu orang, termasuk masyarakat Indian Miskito dan wisatawan asing, mulai meninggalkan daerah dataran rendah di pantai Karibia di Amerika Tengah, Senin, guna menyelamatkan diri dari Badai Felix, yang mendekat.

Badai Kategori 4, yang sangat berbahaya, mengancam Nikaragua dan Honduras dengan angin berkecepatan 230 kilometer per jam, sehingga menebar ketakutan mengenai terulangnya bencana akibat Badai Mitch, yang menewaskan 10.000 orang di Amerika Tengah pada 1998.

“Kami takut terhadap ancaman yang sangat serius terhadap jiwa dan harta. Yang terpenting ialah orang memperhatikan seruan bagi pengungsian sehingga kami tak harus menghitung mayat belakangan,” kata Marco Burgos, pemimpin lembaga perlindungan sipil di Honduras.

Ratusan wisatawan menyelamatkan diri ke daratan utama Honduras dari pantai dan tempat pelancongan di Bay Islands.

Dinas layanan darurat membawa masyarakat Indian Miskito dari daerah rawan di pantai Honduras, dan Nikaragua menyatakan akan mengungsikan ribuan orang lagi di wilayah perbatasan berawanya –yang dipenuhi laguna dan sungai yang dihuni buaya.

Badai Felix, badai kedua pada musim badai Atlantik 2007, selama berjam-jam berada pada Kategori 5, seperti Badai Dean bulan lalu –yang menewaskan 27 orang di Karibia dan Meksiko.

Badai Kategori 5 dapat mengakibatkan kerusakan besar dan dipandang langka. Namun terjadi empat badai Kategori 5 pada musim badai Atlantik 2005, termasuk Katrina, dan badai lain tahun ini diduga bisa terjadi akibat pemanasan global.

Masih hari Senin, Topan Tropis Henriette bergerak menyeberangi Pasifik timur ke arah Semenanjung Baja California, Meksiko, dengan kecepatan mendekati badai setelah menewaskan enam orang di kota pelancongan Acapulco selama akhir pekan.

Bursa komoditas kopi di London ditutup lebih tinggi Senin, kondisi yang dipicu oleh pembelian spekulasi karena kekhawatiran bahwa Badai Felix mungkin merusak daerah penghasil kopi arabica di Amerika Tengah.

Kenangan buruk

Ingatan mengenai Badai Mitch pada 1998 masih menyebar ketakutan di Honduras, salah satu negara miskin yang paling parah diterpa badai tersebut di Amerika Tengah. Sebanyak 10.000 orang tewas di wilayah itu akibat tanah longsor dan banjir.

“Selain meminta pada Tuhan agar mencegah bencana, kami membeli air, makanan dan obat serta menutup jendela,” kata Silvia Sierra, seorang warga pulau Roatan di lepas pantai Honduras.

Pada 1974, Badai Fifi menewaskan sebanyak 8.000 orang di Honduras setelah memporak-porandakan pantai Karibia dan membawa hujan sebanyak 61 centimeter di pegunungan di bagian utara negeri tersebut.

Badai Felix diduga menghantam perbatasan utara antara Honduras dan Nikaragua, Selasa pagi waktu setempat, dan kemudian menerjang Belize selatan serta bergerak melalui daerah hutan Peten di Guatemala dan masuk ke dalam wilayah Meksiko selatan. (ant/rtr )

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!

You must be logged in to post a comment.