BBPOM Medan - DPD RI Gelar Razia, Biskuit Asal Malaysia Disita
28 September 2007 | 15:21 WIB
Jempol Buat KPK, Irawady Nodai KY
28 September 2007 | 15:20 WIB
Kita pantas memberikan apresiasi salut dengan dua jempol buat kinerja KPK atas keberhasilannya menangkap basah Irawady Joenoes.
Wapres: Penyelewengan Keuangan Negara Makin Terstruktur
28 September 2007 | 15:19 WIB
Jakarta ( Berita ) : Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan, penyelewengan keuangan negara kini makin terstruktur dan sistematis, sehingga diperlukan kerjasama dan koordinasi antara aparat hukum yang lebih profesional, untuk penanganannya terutama dalam pengelolaan keuangan negara.
Irawady Joenoes Tak Pernah Laporkan Kekayaan
28 September 2007 | 15:18 WIB
Jakarta ( Berita ) : Tersangka kasus dugaan penyuapan, Irawady Joenoes, tidak pernah melaporkan harta kekayaannya sejak menjabat anggota Komisi Yudisial (KY) pada 2005.
AS Ubah Irak Jadi Pangkalan Al-Qaeda
28 September 2007 | 15:17 WIB
Kairo ( Berita ) : Liga Arab hari Kamis [27/09] menolak keras sebuah rencana AS membelah Irak berdasarkan garis-garis kegamaan dan etnik, dan sebaliknya menuduh
Biksu Vietnam Imbau PBB Soal Myanmar
28 September 2007 | 15:16 WIB
Hanoi ( Berita ) : Seorang biksu Budha pembelot Vietnam Jum’at [28/09] menyerukan bagi perlunya ‘tindakan darurat’ oleh PBB untuk mengakhiri tindakan keras terhadap para pelaku protes Myanmar oleh pasukan keamanan junta.
9 Orang Tewas Dalam Protes Di Myanmar, Termasuk Wartawan Jepang
28 September 2007 | 15:16 WIB
Polri Minta Izin Sidik Lima Bupati Riau
28 September 2007 | 15:15 WIB
Jakarta ( Berita ) : Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Sisno Adiwinoto mengatakan, Mabes Polri telah meminta izin kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menyidik lima bupati di Provinsi Riau dalam kasus pembalakan liar.
Polres Sekadau Amankan Dua Truk Gula Selundupan Malaysia
28 September 2007 | 15:14 WIB
HTI Beri Solusi Atasi Perbedaan Penentuan Akhir Ramadhan
28 September 2007 | 15:13 WIB
Jakarta ( Berita ) : Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), HM Ismail Yusanto, menyatakan, penyebab perbedaan penentuan awal dan akhir Ramadhan di Tanah Air, akibat pandangan orang Indonesia untuk melihat bulan harus di Indonesia juga.



