Koalisi Umat Agar Libatkan ORMAS Dan OKP
31 Agustus 2007 | 10:47 WIB
Medan ( Berita ) : Koalisi umat yang digagas sejumlah elemen masyarakat di Sumatera Utara menjelang pemilihan gubernur (pilgub) tahun depan seyogyanya melibatkan ormas dan OKP di daerah itu jika tidak ingin gerakannya terganjal.
“Koalisi umat itu bakal terganjal jika ormas dan OKP tidak dilibatkan secara kelembagaan,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara, HM Husni Malik, di Medan, Kamis [30/08].
Ia berpendapat koalisi umat sangat baik untuk menggalang kekuatan guna mengusung satu pasangan cagub Sumut periode 2008-2013.
Hanya saja ia mengaku menyayangkan karena secara kelembagaan koalisi itu belum melibatkan umat. Ormas dan OKP seperti Muhammadiyah, NU, Pemuda Muhammadiyah dan banyak lainnya harus dilibatkan.
“Koalisi ini membawa-bawa nama umat, tetapi justru tidak melibatkan umat dan hal ini akan menjadi ganjalan di kemudian hari,” katanya.
Menurut dia, koalisi umat harus mempertimbangkan aspek kemaslahatan untuk kebaikan umat, khususnya umat Islam.
Ia mengatakan, dari beberapa pertemuan yang dilakukan penggagas belum ada kesepakatan untuk mengusung satu pasangan calonpun.
“Inilah kelemahan koalisi umat, tidak memperkuat barisan, padahal koalisi ini harus jujur umat yang mana yang hendak mengusung balongub,” kata mantan anggota DPRD Sumut itu.
Ditanya keterlibatan H.Abdul Wahab Dalimunthe dalam koalisi umat, Husni mengatakan Ketua DPRD Sumut itu juga harus “gentlement” dalam menentukan sikap.
“Saya secara pribadi malah menyarankan agar Wahab maju sebagai pimpinan koalisi umat, dan kalau memungkinkan ikut maju sebagai cagub dari koalisi itu,” katanya.
Menurut dia, sikap “gentlement” Wahab sangat ditunggu masyarakat. Bahkan dia berkeyakinan dukungan akan sangat kuat jika Wahab menyatakan sikap secara jantan. ( ant )


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.