Indra Lebih Santai Dari Annes EP Siregar : Harian Berita Sore

Indra Lebih Santai Dari Annes EP Siregar

31 Agustus 2007 | 15:32 WIB

MEDAN (Berita): Indra Gunawan dan Annes EP Siregar. Dua remaja yang menjadi harapan Sumut untuk cabang renang di Porwil VII ternyata mampu menorehkan prestasi yang terbaik bagi daerahnya.

Delapan emas yang menjadi target Sumut untuk cabang renang, memang diproyeksikan akan mampu direbut  dua perenang yang murni binaan Sumut ini. Target renang Sumut nyaris tercapai, sampai hari ketiga cabang renang dipertandingkan, Kamis (30/08) sore kemarin, Sumut telah mendulang 6 medali emas, 7 emas perak dan 8 perunggu sekaligus menempatkan daerah ini berada di posisi ke 3 perolehan medali sementara cabang olahraga air tersebut.

Ke enam emas Sumut, diperoleh raja dan ratu renang andalannya. Indra Gunawan yang menyumbang emas di nomor 50 meter, 100 meter dan 800 meter gaya dada putra.

“Hari ini saya akan turun di nomor 200m gaya dada, nomor spesialisasi itu sekaligus menjadi target emas yang dibebankan untukku,” kata Indra kepada Berita usai pengalungan medali kemarin sore.

Sementara perenang puteri Sumut Annes EP Siregar juga menambah perbendaharaan emas, setelah kemarin mampu menjadi yang terbaik di nomor 200 m punggng. Hari ini, Annes kembali akan bertanding di nomor 50m gaya kupu-kupu. “Mudah-mudahan target empat emas yang dibebankan kepada saya bisa tercapai,” ucap dara kelahiran 16 tahun lalu yang sekarang sedang menimba ilmu di sekolah atlet Ragunan ini.

Mengenai beban target yang diberikan pembina kepada kedua atlet Sumut ini, keduanya menyikapinya berbeda. Jika Indra mengaku lebih santai menyikapinya, namun Annes mengaku cukup terbebani.

“Ya mungkin karena doktrin, harus bisa, harus   dapat emas. Hasil Annes jadi jelek dan catatan waktunya pun mundur,” katanya. Seperti di nomor 1500 gaya bebas, Annes hanya mampu mencatat waktu 19.23.44 membuatnya harus puas meraih medali perak. Emas di nomor tersebut diraih Felicia Djandra (Jambi) yang mencatat waktu 19.10.42. Padahal kata Annes catatan waktu biasanya mampu diraihnya 18.47 detik untuk nomor tersebut.

Lain dengan Indra yang merasa tidak begitu terbebani, membuatnya bukan saja mampu meraih emas. Namun tiga rekor Porwil juga dipecahkan oleh Indra.    “Beban itu bagi saya memang menjadi tanggungjawab,” ujar kelahiran Pematangsiantar, 21 Maret 1988 ini.

Menyinggung soal peluangnya di nomor 200m gaya dada putera Indra juga mengaku optimis meskipun lawan-lawannya seperti Budi Gunawan dari Sumatera Barat dan Oscar Kosasih dari Sumatera Selatan bakal menghadang. (irm)

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.