Pemprov DIY Sediakan Dana Rp1,9 Miliar Untuk Antisipasi Siswa Putus Sekolah
31 Juli 2007 | 12:00 WIB
Yogyakarta ( Berita ) : Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 2007 menyediakan dana Rp1,9 miliar dari APBD untuk membantu sejumlah siswa SMP dan SMA/SMK dari keluarga miskin agar mereka tidak putus sekolah.
Kepala Bidang Bina Program Dinas Pendidikan DIY Baskoro Aji di Yogyakarta, Senin (30/07) menyebutkan ada 824 siswa SMP yang memperoleh dana bantuan itu, masing-masing Rp1,2 juta per siswa per tahun, dan 412 siswa SMA masing-masing Rp2,4 juta per siswa per tahun.
Menurut dia, pada 2006 dana bantuan serupa tidak banyak terserap oleh siswa yang membutuhkan karena banyak warga masyarakat yang tidak tahu tentang dana tersebut akibat kurangnya sosialisasi.
“Diharapkan pada 2007 ini dari dana yang ada dapat dimanfaatkan optimal karena sosialisasi lebih gencar dilakukan,” katanya.
Ia mengatakan pada 2007 angka putus sekolah di DIY diperkirakan turun dibanding 2006. “Pada tahun lalu angka putus sekolah siswa SD hingga SMA cukup tinggi karena terjadi bencana gempa bumi, sehingga banyak warga masyarakat korban gempa yang mendadak menjadi miskin,” kata dia.
Pada 2006 tercatat jumlah siswa putus sekolah tingkat SD 282 siswa dan Madrasah Ibtidaiyah sembilan siswa, SMP ada 597 siswa dan Madrasah Tsanawiyah 515 siswa, SMA sebanyak 378 siswa dan SMK ada 1.160 siswa serta Madrasah Aliyah 84 siswa.
Kata Baskoro, angka putus sekolah di DIY 2006 juga lebih tinggi dibanding 2005 yang jumlah seluruhnya 2074 siswa.
Menurut dia, saat ini sedang dilakukan pendataan ulang dari seluruh data yang dilaporkan masing-masing kabupaten.
“Siswa yang putus sekolah umumnya karena alasan ekonomi keluarga seperti membantu bekerja orangtuanya atau bekerja di daerah lain,” katanya. (ant)


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.