Pembangunan Jalan Tol Tanjung Morawa-Kuala Namu Ditenderkan Lagi Agustus : Harian Berita Sore

Pembangunan Jalan Tol Tanjung Morawa-Kuala Namu Ditenderkan Lagi Agustus

31 Juli 2007 | 12:01 WIB

Medan ( Berita ) : Pembangunan jalan tol Tanjung Morawa-Junction-Kuala Namu sepanjang 59,5 kilo meter (KM) akan ditenderkan kembali oleh Badan Pengembangan Jalan Tol (BPJT) pada Agustus 2007.

“Pada pertemuan di Jakarta, tadi (Senin,red), disepakati jalan tol itu harus segera ditenderkan ulang oleh BPJT dalam waktu dekat yakni Agustus atau paling lama September 2007,” kata Kepala Badan Perencanaan dan Pmbangunan Daerah (Bappeda) Sumut, R.E Nainggolan, di Medan, Senin (30/07).

Pertemuan jajaran terkait di Sumut seperti Kepala Dinas Jalan dan Jembatan Sumut, Bupati Serdang Bedagai dan Bupati Deli Serdang yang diwakili pejabat daerah itu bersama pejabat terkait itu merupakan salah satu upaya Gubernur Sumut Rudolf M Pardede untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Sumut khususnya menunjung pembangunan Bandara Kuala Namu,” katanya.

Dia mengatakan, jalan tol Tanjungmorawa-Tebing Tinggi-Junction-Kuala Namu sudah pernah ditenderkan ke investor tapi belum ada yang berminat.

“Karena belum ada peminatnya itulah, maka gubernur terus mendesak pemerintah pusat untuk menenderkan jalan tol itu kembali sehingga bisa dibangun guna mendukung Bandara Kuala Namu yang akan dibangun,” katanya.

Dia menjelaskan, berbagai upaya percepatan pembangunan jalan tol itu telah dilakukan diantaranya dengan mengeluarkan Surat Penetapan Penghunjukan Lokasi Pekerjaan (SP2LP) yang sebelumnya belum ada dan menjadi salah satu kendala perampungan proyek berbiaya Rp 4,5 triliun tersebut.

“Apabila proyek jalan tol itu juga tidak ada peminatnya, maka pemerintah akan mengambil alih pelaksanaan pekerjaannya termasuk pendanaannya. Kebijakan itu juga merupakan putusan dalam rapat di Jakarta itu,” katanya.

Nainggolan menambahkan, dalam pertemuan itu, pihak PT. Perkebunan Nusantara yang lahannya terkena pembangunan proyek itu akan menyerahkan lahannya.

“Pemprov Sumut segera menginventarisasi lahan-lahan siapa yang terkena proyek itu yang diperkirakan akan mencakup seluas 462,5 hektare,” katanya. (ant)

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.