16 BUMN Dijual Tahun Depan
17 Juli 2007 | 15:37 WIB
Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan, tahun 2008 pemerintah akan menjual sebagian saham 16 badan usaha milik negara. Rencana privatisasi 16 perusahaan milik negara tahun 2008 masih diseleksi. Demikian berita di
Membaca berita ini saya selaku rakyat penduduk
Pemerintah menjual peruhaan miliknya. Ini berarti perusahaan itu tidak berkembang baik. Memang daripada bangkrut, lebih baik dijual sebelum failit. Tapi perlu juga dipertanyakan kepada siapa dijual saham itu apakah kepada umum atau orang tertentu saja. Sebab dapat saja terjadi perusahaan itu dapat saja sengaja dibuat tidak maju karena ingin dikuasai orang tertentu.
Penjelasan Menteri BUMN ini tidak menyebut perusahaan mana sehingga tidak diketahui sejauh mana perkembangan perusahaan itu. Apakah memang perusahaan yang dulunya diambilalih dari perusahaan milik bangsa asing tahun 1959 ketika terjadi nasionalisasi perusahaan asing.
Penjualan ini tentu satu bukti , yang mengelola perusahaan ini sudah tidak mampu. Termasuk juga kegagalan Menteri BUMN sekaligus kegagalan peerintah, yang tidak mampu membuat usaha semakin berkembang. Jika swasta sekarang ini banyak yang semakin berkembang terlebih di luar negeri, kok perusahaan milik bangsa itu harus dijual karena tidak maju alias tidak berkembang?
Semoga perusahaan milik negara ini semakin lama semakin banyak yang dijual. Usaha bangkrut, tapi pimpinan dan stafnya makmur dan kaya. Itulah model perusahaan milik negara( BUMN/BUMD) Masih pada tingkat demikiankah kemampuan bangsa kita terutama yang duduk jadi birokrat. Bagaimana ini pak SBY-JK dan Menteri BUMN? [ Marihot Siagian di Glugur Medan ]


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.