Sebagian Dapat Teratasi, Semoga Tidak Hanya Janji : Harian Berita Sore

Sebagian Dapat Teratasi, Semoga Tidak Hanya Janji

13 Juli 2007 | 16:16 WIB

Krisis listrik di S.Utara khususnya Medan, akan teratasi minggu depan setelah PT Inalum memasok 90 MW. Kesedian PT Inalum memberikan listrik ini kepada PT PLN setelah Gubsu Rudolf Pardede bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta. Demikian berita di surat kabar terbitan Medan.

Saya selaku peduduk Medan yang merasakan pahitnya krisis listrik ini, tentu merasa sedikit senang, jika benar terjadi seperti yang dikatakan akan teratasi sebagian. Tentu saya berpikir juga apakah untuk sebagian itu lebih banyak pemadaman di wilayah kami. Kemudian apakah sebagian itu yang biasanya  dua kali menjadi sekali.

Tapi yang paling diharapkan jika tidak lagi sebagian giliran gelap. Semua sudah terang benderang. Rakyat miskin sangat merasakan giliran gelap yang dilakukan PLN, sementara orang kaya yang banyak uang tidak begitu terasa karena mampu membeli ganset, BBM dan lain sebagainya.

Jadinya., mereka tidak mau ribut atau tidak tepat meributkan orang lain. Dalam kata lain mencampuri urusan orang lain terlalu jauh. Kecuali terpaksa. Paling mereka berkata, PLN tidak mampu mengikuti kemajuan jaman

Semoga PT PLN selaku perusahaan milik negara mempunyai manajemen yang baik sesuai dengan perusahaan besar. Jangan lagi seperti manajemen perusahaan pribadi yang baru dibuka.

Masih bingung mengatasi kesulitan. Terbukti harus ikut gubernur mengurusnya. Padahal selaku  perseroan terbatas, masih ada yang lebih bertanggung jawab masalah itu. Direktur Utama, komisaris dan  pemegang saham. Mesti ada biaya perawatan, persiapan pengganti mesin dan sebagainya.

Kalau memang masih belum paham mengelola perusahaan listrik belajarlah ke  negeri maju bagaimana cara mengelola perusahaan listrik. Jangan hanya anggota DPR study banding ke luar negeri, tidak bermanfaat kepada rakyat. DPR jangan hanya melihat di pusat saja, karena anggota DPR ada juga dari Sumut.

Saya selaku rakyat mengusulkan kepada pak SBY dan JK , Menteri BUMN, sudah waktunya mengganti pimpinan PLN di pusat terlebih di Sumatera Utara.

PLN memang salah urus, bukan karena arus listrik tidak laku. Produk PLN sangat laris, mengapa  rugi? Manajemen apa itu? [ Marihot Siagian

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.