Pandeglang ( Berita ) : Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) yang terletak di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, diwacakan akan dijadikan taman margasatwa dunia, dengan maksud agar kawasan tersebut memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan.
“Sampai saat ini kawasan konservasi alam Balai Taman TNUK belum dirasakan manfaatnya baik secara lokal maupun nasional, bahkan dunia,” kata Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah dalam siaran persnya, Senin [09/07]. Oleh karena itulah, kata Dimyati, untuk mengoptimalkan ‘mutiplier effect’ terhadap pembangunan, baik daerah, nasional maupun internasional, sebaiknya kawasan TNUK dijadikan kawasan yang tingkatannya mendunia.
Ia mengatakan, TNUK pantas ditingkatkan statusnya menjadi kawasan margasatwa dunia karena dikawasan tersebut masih banyak badak bercula satu, serta kaya akan beraneka ragam tanaman dan satwa lainnya. Mengenai dana, Dimyati mengatakan, Pemkab Pandeglang siap membiayai, mulai dari infrastruktur, pemagaran serta penataan agar kawasan itu benar-benar menjadi taman margasatwa yang mendunia.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Pemkab Pandeglang akan membentuk tim yang nantinya akan bekerjasama dengan pihak TNUK untuk memulai program pembangunan kawasan tersebut. Tim itu nantinya akan mengusulkan ke pemerintah pusat agar kawasan tersebut dijadikan kawasan margasatwa. Sementara itu, Kepala Balai Taman TNUK Puja Utama menyambut baik rencana bupati tersebut. ( ant )
You must be logged in to post a comment Login