Federer Menangkan Laga Ke-51 Lawan Safin
30 Juni 2007 | 12:53 WIB
LONDON ( Berita ) : Roger Federer memupus harapan Marat Safin, ketika memenangi pertemuan mereka ke-51 di lapangan rumput dengan angka 6-1, 6-4, 7-6 (7-4), Jumat (Sabtu WIB). Dia pun menempatkan diri pada putaran selanjutnya turnamen tenis Wimbledon yang berlangsung dua pekan.Â
Unggulan ketiga Andy Roddick juga maju setelah menjalani pertandingan amat ketat dalam tiga set saat mengalahkan Fernando Verdasco 6-3, 6-4, 7-6 (7-2). Sedangkan Justine Henin dan Serena Williams mendominasi permainan di partai tunggal putri. Unggulan ketiga Jelena Jankovic harus berjuang keras untuk dapat maju.Â
Federer kini maju dalam turnamen Grand Slam itu, yang dimenanginya untuk tahun keempat terakhir ini. Bila ia mendapatkan gelar kelima, maka rekornya akan sama dengan Bjorn Borg dalam buku catatan rekor.Â
Safin berjuang sejak awal pertandingan melawan petenis unggulan utama itu, gagal melakukan tekanan pada 19 menit pertama dan pada dua set pertama ia tidak dapat melakuka sesuatu pada pertandingan yang berlangsung kurang dari satu jam.Â
Tetapi set ketiga lebih dari perjuangan, ketika petenis Rusia itu membuat permainan memasuki tiebreaker sehingga memaksa Federer untuk bekerja keras memenangi set itu dalam tempo lebih dari 90 menit.Â
Federer memenangi pertandingan untuk yang ke-31 kalinya di All England setelah kekalahannya yang terakhir pada 2002, pada putaran pertama melawan Mario Ancic.
Kemenangan itu sekaligus sebagai pembalasan, setelah dia kalah pada final Australia Terbuka 2005 atas Safin, pemenang 10 match di Wimbledon dalam penampilannya delapan kali. “Saya amat senang dengan penampilan saya kali ini. Ini menakjubkan,” ujar Federer.Â
Dia akan bertemu petenis Jerman, Tommy Haas, yang mengalahkan petenis dari Rusia, Dmitry Tursunov 1-6, 6-4, 7-6 (7-5), 6-4.
Pada pertandingan lainnya, unggulan kelima Fernando Gonzalez tumbang setelah Janko Tipsarevic tampil sebagai bintang baru dari Serbia. Petenis peringkat ke-64 itu, yang kalah atas petenis Cile itu di Queen’s club dua minggu lalu, meraih kemenangan dengan angka 6-3, 3-6, 6-3, 4-6, 8-6.
Petenis unggulan lain yang tumbang adalah pemain nomor sembilan dari Amerika, James Blake, yang kalah 3-6, 6-3, 6-3, 7-6 (7-4) atas petenis dari Spanyol, Juan Carlos Ferrero.
Henin melaju secara perlahan dalam usaha meraih gelar pertama di Wimbledon, maju ke putaran keempat dan baru kalah dalam 11 game.Â
Petenis asal Belgia itu, yang membukukan karir keempat pada Prancis Terbuka bulan lalu, selamat pada putaran ketiga setelah menang 6-1, 6-3 atas petenis dari Rusia, Elena Vesnina.
Pertandingan itu diganggu hujan sehingga terpaksa ditunda lebih dari satu jam. Henin 25, penyandang enam gelar Grand Slam - tetapi tidak termasuk Wimbledon. Tahun lalu di final ia kalah atas Amelie Mauresmo dan dikalahkan Venus Williams pada 2001.
“Saya merasa enak minggu ini. Saya melakukan pertandingan den gan mudah. Rasanya lebih gampang setelah tampil di Eastbourne. Saya amat gembira, saya bermain amat agresip dan amat konsisten. Ini benar-benar bagus,” tutur Henin.Â
Petenis yang kembali menemukan bentuk permainnya, Serena Williams, dua kali juara, hanya membutuhkan tempo 43 menit untuk mengalahkan Milagros Sequera dari Venezuela dengan angka 6-1, 6-0.
Petenis asal Serbia, Jankovic, harus memusatkan perhatiannya untuk mengalahkan petenis dari Ceko, Lucie Safarova 5-7, 7-6 (7-4), 6-2. Semifinalis Prancis Terbuka itu mengakui ia sedang tidak dalam kondisi puncak.Â
Dua petenis unggulan tumbang, ketika Michaella Krajicek mengalahkan petenis nomor delapan dari Rusia, Anna Chakvetadze 7-6 (10-8), 6-7 (5-7), 6-2, sedangkan petenis Amerika, Laura Granville mengalahkan juara 1997 winner Martina Hingis, unggulan kesembilan, 6-4, 6-2.
Petenis dari Swiss, Hingis, mengatakan ia tampil terlalu cepat padahal ia baru mengalami cedera pinggang, namun karena ia tidak tampil pada Perancis Terbuka, maka ia ingin melakukan sesuatu di Wimbledon. (jons/ant/dpa/rtr)


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.