Agung Laksono: Kader Partai Golkar Harus Mengisi Perdamaian Aceh
30 Juni 2007 | 13:45 WIB
Takengon, Aceh ( Berita ) : Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Agung Laksono mengatakan, kader partai berlambang pohon beringin itu tidak saja mengawal perdamaian, tapi juga selalu memperjuangkan dan mengisi perdamaian di Aceh, berupa kemakmuran kepada masyarakat.
“Mengawal dan mengisi perdamaian sudah menjadi tekad semua kader Partai Golkar,” katanya pada saat membuka Rapat pimpinan daerah (Rapimda) Partai Golkar di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (29/06) petang.
Terkait dengan Partai Golkar, ia menyebutkan sudah sangat jelasdan hingga saat ini belum berubah, yakni mendukung pemerintah dengan moto kritis, objektif, proporsional.
Golkar sebagai partai nasional yang telah memiliki jam terbangcukup banyak, tetap berharap mendapat kepercayaan masyarakat, termasuk di Aceh untuk tampil sebagai pemenang dalam Pemilu 2009.
Menyinggung tentang pertemuan antara Ketua Dewan PenasehatDPP Partai Golkar dan PDI Perjuangan di Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu, ia menyatakan, bukan untuk memposisikan diri, tetapi sekedar membangun silaturrahmi sesama partai politik yang memiliki plat formsama, yaitu nasionalis dan kebangsaan.
“Pertemuan tersebut jangan ditafsirkan Golkar akan melakukan reposisi politik, tetapi untuk membangun silaturrahmi termasuk dengan pimpinan partai lokal yang ada di Aceh,” tuturnya.
Semetara itu, Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar menegaskan, Aceh tidak butuh gunting, tapi membutuhkan jarum jahit untuk menyulam kain-kain Aceh yang sudah cukup lama tercabik-cabik akibat peristiwa masa lalu.
Wagub Nazar juga mengibaratkan Aceh ini seperti rumput kering yang sangat mudah terbakar, sehingga semua komponen masyarakat termasuk unsur partai tidak membawa minyak dan api ke daerah ini.
Ketua DPD Partai Gokar Aceh, Sayed Fuad Zakaria kembali mengingatkan kepada kader partai beringin yang pernah terganggu keharmonisannya segera melupakan peradaban masa lalu untuk melangkah ke depan secara pasti dalam upaya merebut hati rakyat. (ant)




Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.