Mauresmo, Sharapova Melaju Mudah
29 Juni 2007 | 12:23 WIB
LONDON ( Berita ) : Amelie Mauresmo memperpanjang usahanya mempertahankan gelar juara. Dia melaju mudah ke babak ketiga, sebagaimana dilakukan pula oleh unggulan kedua Maria Sharapova.
Dalam pertandingannya tadi malam, Mauresmo hanya memerlukan waktu 54 menit untuk menyudahi perlawanan pemain tak terkenal dari Austria Yvonne Meusburger dengan skor 6-1 6-2.
Unggulan keempat asal Perancis itu membukukan antara lain tujuh ace dan 34 winner, meskipun juga membuat delapan double-fault dan 23 unforced error. Selanjutnya Mauresmo ditantang Mara Santangelo (Italia).
Sharapova juga relatif mudah melewati rintangan keduanya di turnamen ini usai menekuk Sabine Bremond dengan 6-0 6-3. Di babak 16 besar juara tahun 2004 itu akan menghadapi pemain Jelang Ai Sugiyama, dan kemungkinan besar bertemu Venus Williams di babak perempatfinal.
Pemain unggulan lainnya, Nadia Petrova, juga sukses menembus babak ketiga. Unggulan ke-11 asal Rusia itu mengandaskan Mirza Sania (India) dengan 6-2 6-2.
Unggulan kelima Svetlana Kuznetsova, mengungguli Bethanie Mattek 7-6 (7-2) 6-4. Perempatfinalis Wimbledon dua kali itu membuat 17 unforced error - Mattek hanya 10 - tapi menorehkan 31 winner dalam pertandingan yang memakan waktu 84 menit itu.
Di bagian putra, pemain Inggris Tim Henmann tersingkir di tangan petenis Spanyol Feliciano Lopez lewat pertarungan lima set 7-6 (7/3), 7-6 (7/5), 3-6, 2-6, 6-1.
Kekalahan Henman berarti mengubur harapan publik tuan rumah yang selama lebih dari satu dekade menyandarkan harapannya pada pria yang hampir berumur 33 tahun itu. Tapi dasar Henman, dia masih saja menegaskan bahwa tahun depan dirinya masih akan bermain lagi di kandangnya.
Unggulan kedua Rafael Nadal maju ke babak ketiga setelah mengatasi Werner Eschauer (Austria) 6-2, 6-4, 6-1. Unggulan keempat Novak Djokovic (Serbia) pun lolos - untuk pertama kalinya melewati babak kedua di Wimbledon - usai menundukkan Amer Deilc (AS) 6-3 3-6 6-3 7-6.
Unggulan keenam Nikolay Davydenko juga mengukir catatan yang sama seperti Djokovic. Dia menghentikan Chris Guccione (Australia) 3-6 5-7 7-6 6-4 6-2 untuk bertemu pemain Prancis Gael Monfils di babak selanjutnya.
Arthurs menatap
Wimbledon kali ini juga ditandai dengan usaha keras petenis veteran Wayne Arthurs di penghujung karirnya. Meraih gelar juara barangkali hanya mimpi untuk Arthurs, tapi pemain gaek Australia ini sedang menatap Wimbledon sebagai penutup yang manis sepanjang karirnya.
Berstatus sebagai pemain tertua yang hadir tahun ini, Arthurs yang sudah berumur 36 tahun, berhasil melewati pertandingan keduanya di All-England Club. Dia tadi malam mengalahkan unggulan ke-11 asal Spanyol, Tommy Robredo dengan 6-3 7-6 (7/5) 6-3.
Kemenangan ini sedikit memperpanjang ‘nafasnya’ karena dia telah menyatakan bahwa sehabis Wimbledon akan gantung raket, menyudahi 17 tahun kiprahnya di pentas tenis dunia.
Lebih dikenal sebagai pemain spesialis ganda, Arthurs hanya memiliki satu tropi juara di nomor tunggal, yang diperolehnya di Scottsdale, AS, dua tahun lalu, saat umurnya sudah 34 tahun — pertama dalam sejarah ATP Tour seorang pemain memenangi titel pertamanya di usia setua itu.
Arthurs yang tampil di babak utama lewat jalur kualifikasi itu selanjutnya akan bertemu petenis veteran lain, Jonas Bjorgman (35), dari Swedia. Catatan terbaik pemain kidal itu di Wimbledon adalah babak keempat, yang diraihnya di tahun 1999 dan 2002.
Usai pertandingan Arthurs mendedikasikan kemenangannya untuk dua orang Aussie yang mendukungnya dari atas kursi roda.
“Saya meninggalkan arena dan ada dua laki-laki Australia di ruang ganti yang mengurus locker. Saya berdiri di depan mereka dan di bagian belakang kursi roda mereka tertera nama saya,” tukasnya dikutip AFP. (jons/afp)


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.