Jururunding Nuklir Iran Tiba Di Spanyol
31 Mei 2007 | 14:41 WIB
Pertemuan tersebut merupakan yang kedua untuk mencari pemecahan kebuntuan menyangkut program nuklir
Kedua pihak akan memanfaatkan pertemuan itu yang dijadwalkan berlangsung di
Negara-negara Barat menuduh negara kaya minyak itu berusaha mengembangkan senjata nuklir, yang dibantah keras oleh Teheran yang menyebutkan tujuan utamanya adalah memproduksi energi.
Mereka kini terus berusaha untuk mengenakan sanksi yang lebih berat terhadap
Para menteri luar negeri dari Kelompok-8 (G-8) negara-negara industri yang paling berpengaruh mengatakan, Rabu, dalam sebuah pernyataan bahwa mereka siap mendukung “langkah yang tepat” jika Iran gagal mematuhi Resolusi DK PBB untuk menghentikan pengayaan itu.
“Jika
Resolusi DK PBB nomor 1747 menetapkan tenggat waktu 60 hari bagi Teheran untuk membekukan semua aktivitas pengayaan yang berakhir pekan lalu.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang bermarkas di Wina mengeluarkan suatu laporan pekan lalu yang menyebutkan,
Pertemuan di Madrid itu hanya merupakan suatu kesempatan minim untuk mencapai suatu terobosan dengan EU yang menginginkan Teheran agar membekukan pengayaan uranium dan Teheran menolak mempertimbangkan langkah semacam itu.
“Penangguhan bukan jalan yang logis untuk memecahkan masalah
Seorang diplomat di Wina mengatakan, pertemuan itu “tidak menghasilkan suatu keputusan. Hal itu hanya sekedar tukar pikiran.”
Lima anggota tetap DK PBB — China, Inggris, Prancis, Rusia, dan AS — semakin frustrasi menghadapi Iran dan akan menetapkan sanksi lebih keras kepada negara itu jika tidak memperlihatkan keinginannnya untuk menangguhkan program nuklirnya dalam pertemuan tersebut, kata seorang analis.
“
“Mereka akan memberi
Pekan lalu, Presiden AS George W. Bush mengatakan, pihaknya akan bekerja bersama dengan Uni Eropa, Rusia dan China untuk mengenakan sanksi yang lebih berat bagi Iran akibat penentangannya terhadap permintaan PBB untuk menghentikan program nuklirnya.
DK PBB pertama kali menjatuhkan sanksi terhadap
Pembicaraan yang dilakukan bulan lalu antara Solana dan Larijani hanya “positif pada bentuknya, namun tidak bermanfaat pada substansinya”, kata jurubicara Solana, Cristina Gallach, di Brusel, Rabu [30/05].
Larajani mengatakan, “Butir-butir positif telah didiskusikan di


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.