Giggs Berharap Lebih Segar Pasca Pensiun : Harian Berita Sore

Giggs Berharap Lebih Segar Pasca Pensiun

31 Mei 2007 | 12:34 WIB

LONDON ( Berita ) : Ryan Giggs berharap bisa lebih segar pasca pensiun dari sepakbola internasional setelah pertandingan kualifikasi Euro 2008 hari Sabtu mendatang melawan Republik Ceko.

Pemain sayap Wales dan Manchester United yang berumur 33 tahun itu mengumumkan keputusannya tadi malam pada konferensi pers dekat kota Cardiff.

“Saya rasa kini lah saat yang tepat bagi saya dan Wales, mereka akan mempunyai banyak waktu untuk memilih kapten lainnya dan mempersiapkan musim mendatang,” tutur Giggs.

“Saya tidak merasa tampil demikian baik untuk Wales, barangkali karena saya terlalu banyak bermain sepakbola. Saya harap saya akan lebih segar dan menikmati satu atau dua tahun terakhir karir saya … Saya kira kini lah saatnya yang tepat bagi ketiga pihak,” katanya menambahkan.

Giggs akan melakukan pertandingan perpisahan di Stadion Millennium, Cardiff. Sang bintang 64 kali memperkuat tim nasionalnya dalam kurun waktu 16 tahun setelah pertama kali memperkuat Wales pada usia 17 tahun. Dia pun tercatat sebagai pemain internasional termuda di Wales.

“Merupakan suatu kehormatan menjadikannya sebagai kapten,” kata John Toshack, yang memberi jabatan kapten kepada Giggs, ketika dia menggantikan Mark Hughes sebagai pelatih tahun 2004.

“Kami berbicara tentang orang yang sangat khusus di sini, bukan hanya orang yang memutuskan untuk pensiun,” tambah Toshack.

Giggs merupakan bagian dari tim Wales yang selalu gagal lolos ke turnamen-turnamen besar dan kekecewaanyang paling besar terjadi pada tahun 1993 dan 2003.

Wales hampir lolos ke putaran final Piala Dunia 1994, saat mereka perlu mengalahkan Romania di Cardiff di pertandingan terakhir kualifikasi, tetapi gagal dalam tendangan penalti dan kalah 1-2 dari tim yang akhirnya masuk perempatfinal itu.

Sepuluh tahun kemudian mereka kalah dari Rusia dalam pertandingan playoff untuk Kejuaraan Eropa 2004, setelah mereka tampil sangat baik di babak grup dan mencapai final pertama mereka sejak Piala Dunia 1958.

“Saya selalu katakan bahwa saya ingin bermain melawan para pemain terbaik dan dalam turnamen terbaik,” jelas Giggs.

“Sangat mengecewakan hal itu tidak pernah terwujud, tetapi saya beruntung karena saya bergabung dengan suatu klub yang berhasil, jadi saya tidak akan mengeluh,” tegasnya lagi. (jons/ant/rtr)

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.