Hamba Seks Pakistan : Harian Berita Sore

Hamba Seks Pakistan

15 Mei 2007 | 15:54 WIB

HAMBA seks dalam hal ini adalah terjemahan dari bahasa Inggeris ‘ sex slaves’. Kisah yang akan dipaparkan disini terjadi di Pakistan, sebuah negeri yang bersemangat kuat Islam. Kisah ini ditulis oleh kolomnis Nicholas D Kristof dari suratkabar Internasional Herald Tribune (4 April 2007). Ia tidak bermaksud memojokkan atau menjelekjelekkan Paskitan. Ia cuma menginformasikan bahwa suatu jaringan perdagangan seks dan korupsi polisi adalah hal biasa di negerinegeri sedang berkembang.

Syahdan disebutlah tentang Shakira Parveen, gadis Pakistan di kota Meerwala. Dia dilamar oleh lakilaki bernama Ghulam Fareed.

Pada lahirnya Fareed tampak lembut, orang sholeh, tasbih tak lepas dari tangannya, jarijarinya terus menghitung, mulut komatkamit. Parveen tidak kenal baik sama Fareed. Tapi dia dan keluarganya memperoleh kesan baik.

Parveen mengingat ‘Bulan pertama pernikahan adalah oke. Lalu dia bilang, kamu harus mengerjakan apa saja yang kukatakan. Jika aku bilang pada kamu untuk tidur bersama lakilaki lain, kamu mesti melakukannya’.

Ternyata Fareed menjalankan bordil alias rumah pelacuran. Dia menjual narkoba. Ia bermaksud menjadikan Parveen pelacurannya yang paling baru. Parveen berkata ‘ Tidak,  aku tak mau tidur dengan lakilaki lain’. Fareed memukulnya dengan tongkat sampai pingsan. Dia patahkan tulangtulangnya dan satu ketika membakar pakaian pakaiannya. Akhirnya, Parveen menyerah dan menurutkan kata suaminya.

Fareed mengunci Parveen dalam satu kamar dan satusatunya manusia yang dilihatnya ialah pelangganpelanggan. ‘Selama dua tahun saya tak pernah meninggalkan rumah ‘ujar Parveen. Kristof menulis, jenis perbudakanbaru ini adalah nasib jutaan gadis dan wanita muda ( dan sejumlah kecil anak lelaki) diseputar dunia, istimewa di Asia. Perbedaan besar dengan perbudakan abad ke19 ialah bahwa korbankorban ini mati lantaran penyakit AIDS pada usia mereka 20an tahun.

Akhirnya Parveen bisa lolos dan kembali kepada keluarganya, tapi Fareed marah dan mulai menyiksa keluarga Parveen. Dia bilang baru akan berhenti mengganggu, bila Parveen kembali ke bordil sebagai pelacurannya. Kemudian gerombolan geng Fareed menekan Parveen dengan menculik adik lelakinya Uzman yang murid kelas lima di sekolah. Uzman mengatakan tangan dan kakinya dibelenggu dan saban hari dia diperkosa oleh banyak lakilaki yang rupanya adalah germogermo. Para anggota geng bilang mereka akan membebaskan Uzman, bila Parveen balik ke bordil. Parveen berpikir mau bunuh diri. Sesudah enam minggu Uzman meloloskan, seraya penawanpenawannya lagi mabuk  dan membiarkan Uzman tidak terbelenggu.

Tapi ketika Parveen dan orang tuanya pergi melapor ke polisi, mereka hanya ditertawakan oleh anggotaanggota polisi itu. Fareed dan anggotaanggota geng lain bekerja erat sama dengan polisi, kata keluarga Parveen. Malah polisi menangkap ayah Parveen yang kakinya hanya satu akibat kecelakaan kereta api. Itulah salah satu alasan kenapa keluarga itu miskin adanya. Rupanya atas perintah geng, polisi menahan ayah Parveen selama dua minggu dimana dia dipukuli dengan tiada belas kasihan. Polisi juga mencari saudarasaudara Parveen yang semuanya menghindar menyembunyikan diri.

Fareed juga mengecam akan menculik dan melacurkan adik perempuan Parveen bernama Naima yang duduk di kelas tiga SMP dan punya ranking nomor satu dalam sebuah kelas bermurid 40 orang gadis. Karena panik gelagapan orang tuanya mengeluarkan Naima dari sekolah dan mengirimnya jauh ke tempat keluarganya yang lain. Maka citacita Naima untuk menjadi dokter gagal adanya.

Jaringan untuk perdagangan seks dan korupsi polisi adalah lazim di negerinegeri sedang berkembang, tulis Kristof. Masalahnya adalah khas bukan lantaran hukum tidak memadai. Masalahnya disebabkan para pemilik rumah pelacuran membeli polisi dan pengadilan.

Tapi kisah Parveen timbul tidak hanya dari korupsi, tapi juga dari kemiskinan. ‘Jikalau saya punya uang, maka ini tidak bakal terjadi. Semuanya karena uang. Di kantor polisi tiada seorang pun mendengarkan saya. Polisi mendengarkan mereka yang menjual narkotika’ ujar ibu Parveen, Akbari Begum. ‘Tuhan tidak seharusnya mengaruniakan anakanak perempuan kepada golongan miskin. Tuhan seharusnya tidak memberikan adikadik perempuan kepada abangabangnya yang miskin. Lantaran kami miskin, kami tidak mampu berjuang untuk mereka. Sangatlah berat bagi orangorang miskin, karena mereka mengambil anakanak perempuan kami, lalu mencemarkan kehormatan mereka. Kami tidak bisa berbuat apaapa’ ujar Akbari Begum.

Namun disuatu negeri dimana perempuan-perempuan miskin dan gadisgadis dijadikan korban oleh germogermo dan oleh polisi, mereka punya satu juru selamat bernama Mukhtar Mai. Perempuan ini juga bernama Mukhtaran Bibi. Setelah dihukum untuk diperkosa beramairamai oleh sebuah dewan kesukuan atas katanya penghinaan dari saudara lakilakinya, maka Mukhtar menolak bunuh diri dan alihalih menuntut para penyerangnya.

Kemudian dia pergunakan  uang ganti kerugian dan sumbangan dari para  pembaca koran untuk menyelenggarakan sekolah sekolah dan sebuah organisasi bantuan bagi kaum wanita Pakistan. Di tempat perlindungan Mukhtar itulah kolomnis Kristof bertemu dengan Parveen. ***

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.

abilify price buy accutane online buy cheapest aciphex buy generic acomplia actonel product buy actos buy online aleve allegra information alli pills altace 5mg order antibiotics online buy online aricept order arimidex buy ashwagandha astelin side effects atacand generic atarax augmentin side effects avandia drug side effects buy online avapro avodart hair loss bactrim dosage cheap benadryl benicar hct generic buy biaxin buspar dosage buy cardizem cheapest celebrex price cephalexin uses cialis in uk online buy cipro + overnite shipping cla for weight loss allegra vs clarinex claritin price clomid prices clonidine sales colchicine coreg cr order coumadin cozaar and libido top rated creatine crestor generics purchase cymbalta depakote dosage diclofenac gel cheap online differin cheap diflucan online diovan dosage doxycycline uses side effects effexor order flagyl without a per flomax 8mg buy generic glucophage hair loss women hangover tips hoodia diet max lamictal dosage lamisil product lasix san diego on line levaquin levitra 20mg withdrawal from lexapro lipitor shipping ups lisinopril and grapefruit juice melatonin glutathione sleep micardis impotence order mobic motrin neurontin for sciatica order nexium nizoral hair loss Nolvadex Gynecomastia Louisiana omnicef 300 paxil alternatives penis extender vaccume phentermine cheap Plan B pill official website plavix asa Purchase Pravachol Pharmacy prednisone disc premarin horses otc prevacid prometrium in pregnancy propecia for hair loss afef tronchetti provera prozac for life order reglan online risperdal tricks for using rogaine Drug Seroquel singulair side effects Skelaxin + urine toxicology stop smoking clinic strattera australia stress headache relief will synthroid give me more energy topamax and pregnancy TOPROL XL pain relief shot of toradol Tramadol 180 reversing side effects of tricor trileptal indications Ultracet a Narcotic Drug valtrex contraindications interactions natural viagra VOLTAREN vytorin avm rapid weight loss cymbalta and wellbutrin passion rx yohimbe Natural Remedies Zantac Zetia Study order zithromax order zoloft Acyclovir Zovirax Generic Zyban Without A Prescription zyprexa class action online zyrtec What Is Zyvox Used for