Rp700 Miliar Dana Reintegrasi 2007 Belum Turun
30 April 2007 | 16:01 WIB
Banda Aceh ( Berita ) : Badan Reintegrasi Aceh (BRA) mengusulkan Rp700 miliar untuk dana reintegrasi korban konflik pada 2007, namun hingga saat ini belum dicairkan sehingga program reintegrasi belum berjalan.
“Dari Rp700 miliar yang kita usulkan baru Rp250 miliar yang disetujui tetapi juga belum diturunkan,” kata Koordinator Bidang Ekonomi BRA, Islahuddin di Banda Aceh, Senin (30/04).
Menurut dia, Rp250 miliar yang akan dicairkan tersebut dianggarkan untuk perumahan dan kesehatan korban konflik, sementara sisanya diharapkan segera menyusul.
Dana yang dianggarkan sebesar Rp700 miliar dinilai tidak mencukupi untuk membiayai seluruh kegiatan dalam proses reintegrasi karena angka di lapangan untuk semua program terus berkembang.
Meskipun tidak mencukupi, namun dana tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat kepada korban konflik Aceh. “Tapi kita harapkan pemerintah pusat tidak membatasi pada jumlah tersebut,” tambahnya.
Pemerintah pusat menganggarkan dana sebesar Rp1,5 triliun untuk proses reintegrasi korban konflik selama tiga tahun hingga 2007. Sementara yang sudah disalurkan dalam dua tahun terakhir (2005-2006) mencapai Rp800 miliar.
“Sebagian besar anggaran tersebut sebesar 90,6 persen dialokasikan untuk modal usaha,” katanya.
Karena data yang terus bertambah diharapkan pemerintah memikirkan untuk kelanjutan pembiayaan program reintegrasi pada tahun berikutnya.
Sebesar Rp250 miliar anggaran 2007 yang telah disetujui diusulkan untuk membangun 3.042 unit rumah korban konflik, bantuan diyat untuk 21.596 korban konflik dan bantuan untuk 1.000 orang cacat akibat konflik. (ant)



Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.