Reshuffle Jangan Sekedar Akomodasi Kepentingan Parpol
30 April 2007 | 16:09 WIB
Jakarta ( Berita ) : Lembaga Komunitas Independen (Komid) meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar dalam melakukan reshuffle kabinet tidak didasari keinginan mengakomodasi kepentingan partai politik.
“Kabinet yang ada sekarang adalah hasil akomodasi parpol dan kita lihat kinerja mereka kurang memuaskan,” kata Ketua Umum Lembaga Komid WSB Rahman Hakim di Jakarta, Senin (30/04).
Organisasi pendukung Susilo Bambang Yudhoyono saat Pemilihan Presiden 2004 itu meminta Presiden menempatkan orang-orang ahli di kabinet agar hasil kerja pemerintah lebih bisa dirasakan manfaatnya.
“Di sisa masa jabatan pemerintahan sekarang yang kurang lebih tinggal dua tahun sebaiknya kabinet diisi orang-orang yang memang ahli di bidangnya,” kata Rahman.
Dikatakannya, jika reshuffle yang akan dilakukan Presiden dalam waktu dekat masih diwarnai kepentingan parpol, maka sulit diharapkan akan mampu menghasilkan perubahan berarti.
Dikatakannya, mungkin parpol akan kecewa jika ternyata presiden memilih orang-orang ahli non partai, namun hal itu jauh lebih baik daripada rakyat yang kecewa karena reshuffle ternyata tidak mampu memperbaiki kinerja kabinet.
Lembaga Komid juga menekankan perlunya kabinet diisi orang-orang muda sehingga akan muncul ide-ide segar yang bisa menghasilkan perubahan yang lebih baik.
“Kalau menteri di bawah usia 60 tahun tentu lebih gesit, lebih berani melakukan inovasi, dan yang tidak kalah penting adalah staminanya masih fit, tidak gampang sakit-sakitan,” katanya.
Presiden Yudhoyono sendiri telah menekankan reshuffle yang akan dilakukan awal Mei nanti lebih ditujukan untuk meningkatkan kinerja pemerintah dan Presiden menegaskan reshuffle bukan karena tekanan parpol. (ant)


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.