Presiden Belarus Akan Ke Indonesia
30 April 2007 | 15:15 WIB
Jakarta ( Berita ) : Presiden Belarus, Aleksander Lukashenko, akan berkunjung ke Indonesia pada akhir tahun 2007 dengan membawa sejumlah pengusaha dan pengurus kamar dagang negeri itu.
Menlu Belarus Sergei Martynov akan ke Jakarta pada awal musim panas untuk bertemu dengan Menlu RI guna membahas persiapan kunjungan Presiden Lukashenko, kata Dubes RI untuk Polandia merangkap Belarus, Hazairin Pohan, di Warsawa, Senin (30/04).
Dubes Pohan dalam keterangannya kepada Antara mengatakan baru saja mengadakan perundingan RI - Belarus yang berlangsung di Minsk, 23-25 April 2007, dimana kedua negara sepakat untuk mengintensifkan kerjasama ekonomi dan iptek.
Pohan berada di
Menlu Belarus Martynov menyatakan puas terhadap kemajuan hubungan bilateral kedua negara dan menggarisbawahi pentingnya pengembangan kerjasama ekonomi antara kedua negara.
Sebagai sesama anggota GNB, kedua negara memiliki posisi identik dalam menyikapi berbagai persoalan internasional. Itu merupakan faktor utama untuk memperkokoh keeratan hubungan bilateral pada tingkat hubungan “natural allies”, kata Martynov.
Menurut statistik, angka perdagangan kedua negara telah mencapai70 juta dolar AS yang terdiri atas komoditi pupuk potasium, mesin, tekstil, dan produk-produk pertanian. Belarus menawarkan kesempatan investasi di bidang industri pupuk, energi, konstruksi, dan kerjasama di bidang pendidikan, teknik-militer, serta berbagai bidang sains dan teknologi.
Menlu Belarus secara khusus menawarkan kerjasama di bidang penanganan bencana alam mengingat negara tersebut memiliki institusi pada tingkat departemen didukung dengan teknologi, peralatan, organisasi dan sumber daya yang lengkap.
Belarus sebagai salah satu negara anggota PBB pada saat berdiri dalam tahun 1945 yang berpenduduk lebih dari 10 juta, sebelumnya adalah merupakan satu dari 15 republik pada era Uni Soviet, mewarisi industri berat dan metalurgi serta sistem pendidikan yang baik.
Komisi bersama
Menurut Dubes Pohan, kunjungan delegasi RI ke Belarus dalam kaitan persiapan Sidang I Komisi Bersama Kerjasama Ekonomi dan Iptek yang disepakati akan berlangsung di Minsk pada musim gugur 2007.
Dubes Pohan juga ditunjuk untuk memimpin delegasi RI dalam perundingan enam persetujuan bilateral, antara lain di bidang persetujuan bebas-visa, kebudayaan, perdagangan, kerjasama Iptek, konsultasi bilateral, dan hukum.
Bersama dengan tiga persetujuan bilateral yang dirundingkan dalam tahun 2004, yakni perlindungan investasi, protokol kerjasama teknik, perpajakan, kedua delegasi menyepakati untuk penandatanganannya pada saat kunjungan kunjungan Presiden Republik Belarus Aleksander Lukashenko ke Indonesia pada akhir tahun 2007. (ant)


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.