Kunjungan Presiden Bukti Situasi Poso Sudah Kondusif
30 April 2007 | 15:17 WIB
Poso ( Berita ) : Bupati Poso Piet Inkiriwang mengatakan, kunjungan Presiden dan Ibu Ani Susilo Bambang Yudhoyono ke Kabupaten Poso pada Selasa (1/5) menunjukkan situasi Poso saat ini sudah kondusif dan aman.
“Saya bersyukur situasi Poso sudah membaik sehingga kita bisa menerima kunjungan Presiden,” katanya ketika ditemui saat meninjau persiapan lokasi yang akan dikunjungi Presiden dan rombongan di Desa Tokorondo, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Senin (30/04).
Rencananya pada Selasa (1/5), di tempat tersebut Presiden Yudhoyono akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Modern Poso serta peresmian rehabilitasi lima masjid.
Bupati Piet Inkiriwang mengatakan, situasi Kabupaten Poso pasca
kerusuhan sudah kondusif, terutama setelah sejumlah orang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sudah tertangkap dan diproses oleh kepolisian meskipun masih ada beberapa orang yang masih dicari.
“Saya kira bisa dilihat sekarang kondisi masyarakat Poso sudah lebih baik. Masyarakat sudah mulai membangun di segala bidang,” katanya.
Bahkan, katanya, sejumlah investor sudah menyatakan komitmennya untuk menanamkan investasi di Poso.
Hasil bumi yang menjadi andalan Kabupaten Poso terutama coklat, Selain itu, hasil laut, tambang dan rotan.
“Prioritas jangka pendek yang kita lakukan pasca konflik di Poso adalah bagaimana kita memacu ekonomi masyarakat dan bagaimana mendatangkan investasi ke Poso. Sekarang kita lihat bersama masyarakat terus membangun,” katanya.
Lambang Rekonsiliasi
Rencananya, di Poso Presiden Yudhoyono akan meresmikan rehabilitasi lima masjid dan lima gereja yang dibiayai oleh Kementerian Koordinator Bidang Kesra.
“Rehabilitasi ini sebagai lambang rekonsiliasi di Poso,” kata Bupati Piet Inkiriwang.
Di Kecamatan Poso Pesisir, selain meresmikan rehabilitasi lima masjid, Presiden juga akan meletakkan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Modern.
Setelah itu, Presiden dan rombongan akan menuju ke Kecamatan Tentena untuk meresmikan rehabilitasi lima gereja, meletakkan batu pertama perluasan Sekolah Tinggi Al Kitab, serta meresmikan rehabilitasi empat SD, dua panti asuhan dan perluasan rumah sakir.
Sementara itu, dalam kunjungan dua hari di Sulawesi Tengah, pada Senin (30/4), Presiden dan rombongan menyaksikan panen raya padi di Kabupaten Parigi Moutong.
Setelah itu, di Kota Palu, Presiden meluncurkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dan membuka Simposium Pemuda Nasional Indonesia.
Sebelum kembali ke Jakarta, pada Selasa (1/5) siang Presiden Yudhoyono juga akan meresmikan pengoperasian PLTU Mpanau, PLTA Microhydro Hanga-Hanga yang berkapasitas 3 X 1,2 MW, serta meresmikan pengoperasian Jembatan Teluk Naga. (ant)


Comments
Got something to say?
You must be logged in to post a comment.