Organisasi Kemahasiswaan Sumut Kecam Aksi Pendukung Protap : Harian Berita Sore

Organisasi Kemahasiswaan Sumut Kecam Aksi Pendukung Protap

27 April 2007 | 15:53 WIB

MEDAN ( Berita ) : Menyikapi aksi massa pendukung Provinsi Tapanuli (Protap) di Kantor DPRD Sumatera Utara, Selasa 24 April 2007 yang dimulai dari pukul 08.00 bersamaan dengan berlangsungnya rapat Paripurna DPRD yang membahas LKPJ Gubernur Sumatera Utara.

Namun sangat disesalkan rapat Paripurna penting tersebut terpaksa harus dihentikan karena massa demonstran masuk secara paksa membuat kisruh suasana.

Demikian release yang diterima Berita, Jum’at (27/04) siang, yang ditandangani Ketua Koorcab Pergerakan Mahasiswa Islam Sumut, Ketua Badko HMI Sumut, Ketua DPD IMM Sumut, Ketua Kamda KAMMI Sumut, Ketua PW IPNU Sumut dan Ketua LPDM Sumut.

Dalam release yang diterima Berita itu dijelaskan, di luar gedung ada kelompok massa pendukung Provinsi Tapanuli (Protap) juga yang dengan mudahnya mendobrak pagar depan hingga menyebabkan pagar roboh. Kelompok massapun terkumpul dengan mudah mengepung seluruh isi gedung.

Berikut menyeret Ketua DPRD Sumut, H Abdul Wahab Dalimunthe SH, ke luar gedung dan memaksa ketua dewan itu menandatangani surat yang mereka ketik sendiri.

Dimana aparat kepolisian disaat itu? Kenapa massa dengan mudahnya masuk ke dalam padahal kantor dewan adalah salah satu kebanggaan masyarakat Sumatera Utara.

Dalam hal ini, banyak saksi mata termasuk wartawan mendapatkan aparat kepolisian sepertinya tidak antusias menghalangi pressure massa, seperti yang biasa terjadi pada aksi-aksi masa sebelumnya. Justru ada sekelompok aparat yang duduk-duduk di belakang gedung.

Contohnya adalah saat massa mendobrak pagar masuk, aparat kepolisian hanya berdiri lebih kurang satu meter namun mereka membiarkan saja aksi brutal tersebut.

Bukan hanya aparat kepolisian yang tidak becus dalam menangani aksi. Ternyata truk milik TNI juga digunakan sebagai pengangkut makanan bagi para demonstran. Ada apa di balik semua ini.

Menanggapi peristiwa ini, kami dari lembaga-lembaga kemahasiswaan memberikan pernyataan sikap mengecam aparat kepolisian yang dengan sengaja tidak menunjukkan sikap profesional dalam menangani aksi anarkis yang dilakukan massa pendukung Protap.

Serta mengutuk keras keterlibatan TNI yang memberikan fasilitas (dalam hal ini truk TNI dijadikan sebagai pengangkut makanan bagi para demonstran).(rel)

Comments

Got something to say?

You must be logged in to post a comment.