Petinju Malaysia Pertahankan Piala Ali Umri
Medan ( Berita ) : Â Petinju Malaysia yang berhasil memboyong Piala Ali Umri berjanji akan mempertahankan predikat juara umum itu, bila mereka pada tahun 2008 diundang lagi oleh pihak Panitia Kejuaraan Tinju Amatir tersebut.
Pelatih Tinju Malaysia Suhaimi mengatakan hal itu kepada Wartawan di Medan, Jumat [13/04] malam ketika dimintai tanggapannya setelah tim tinju yang diasuhnya itu keluar sebagai juara umum.
Malaysia pada iven bergengsi yang di gelar di Medan dan Binjai 8-13 April 2007 itu, mengirimkan tujuh petinju terbaiknya, namun hanya dua petinju yang berhasil menyandang juara satu, yakni petinju M.Faisal yang duduk di kelas Walter Ringan 64 kg setelah mengalahkan dan menang angka dengan petinju Ryan Thomas (Riau).
Selain itu, petinju Azani di kelas Berat 91 kg dinyatakan menang oleh wasit yang memimpin pertandingan Sabaruddin (Nanggroe Aceh Darussalam), setelah mendiskwalifikasi petinju Suhaemi (Medan) yang dinilai melakukan pelanggaran yang sangat berat.
Kesalahan yang dilakukan Suhaemi pada Ronde ke-2, karena dia melayangkan pukulan dibagian bawah perut atau bagian terlarang, ini sangat membahayakan sekali.
Suhaimi yang juga anggota Polisi Diraja Malaysia berpangkat “sajan”(sersan) itu menambahkan, anak didiknya yang mengadakan tanding tinju di Medan ini ternyata tidak sia-sia dan percuma begitu saja, namun mereka berhasil membawa harum nama Malaysia.
Petinju Malaysia akan berlatih lebih baik lagi, sehingga nantinya pada pertandingan mendatang dapat kembali meraih juara umum yang tidak terkalahkan, katanya.
Ketika disinggung mengenai anak didiknya Azani yang terkena pukulan di bawah perut itu, ia menjelaskan bahwa insiden tersebut jelas tidak disengaja dan tidak ada maksud tertentu untuk menciderai petinju Malaysia.
“Itu jelas tidak disengaja. Yang namanya manusia biasa, mempunyai sifat khilaf dan marilah kita jadikan masalah ini sebagai pengalaman berharga, serta tidak terulang lagi dikemudian hari,” katanya.
Selain itu, ia menjelaskan merasa bangga dan senang terhadap petinju Indonesia yang dikenal gigih dan mempunyai semangat tinggi saat bertanding.
Petinju Indonesia dimasa mendatang akan lebih baik lagi, bila mereka rajin berlatih dan dengan mengadakan berbagai pertandingan di luar negeri untuk menambah wawasan dan pengalaman, ujarnya. ( ant )